Baca Juga: Prabowo Subianto Dukung Kolaborasi Temasek dan Danantara di Energi Hijau
Selain Tanggul Laut, AHY juga membuka peluang kerja sama lain dengan Belanda, mulai dari pengembangan kota pintar, proyek perumahan berkelanjutan, hingga kereta cepat Jakarta–Surabaya.
Ia menekankan pentingnya peran sektor swasta internasional untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang tak hanya kokoh, tapi juga ramah lingkungan.
Baca Juga: Temuan Data Baru Terkait Sengketa Empat Pulau Aceh-Sumut Diungkap Kemendagri
Menurut laporan Kementerian PUPR, proyek ini diperkirakan memakan waktu hingga 20 tahun, tapi dampaknya bisa dirasakan jauh lebih lama, termasuk mendorong lapangan kerja dan memperkuat ketahanan ekonomi.
Dengan kolaborasi ini, Indonesia berharap tak hanya membangun infrastruktur, tapi juga merajut masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.