news

MIRIS! Gegara Ditolak BPJS, Nyawa Bocah 12 Tahun Melayang Akibat Birokrasi Kesehatan

Selasa, 17 Juni 2025 | 09:06 WIB
Ilustrasi Jenazah (Foto : istimewa)

Kisah Alif langsung menyulut kemarahan dan kekecewaan publik. Banyak yang mempertanyakan, apakah rumah sakit di Indonesia masih menempatkan kemanusiaan di atas segalanya? Media sosial ramai dengan diskusi tentang betapa birokrasi kesehatan sering kali jadi penghalang, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

Tak sedikit pula yang menyoroti pentingnya pelatihan bagi tenaga medis dan rumah sakit untuk lebih peka terhadap situasi darurat, serta memahami regulasi yang ada agar tak ada lagi nyawa yang hilang sia-sia.

Baca Juga: Temuan Data Baru Terkait Sengketa Empat Pulau Aceh-Sumut Diungkap Kemendagri

Ombudsman Kepri tak tinggal diam. Mereka langsung meminta Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Batam untuk mengaudit prosedur pelayanan darurat di RSUD Embung Fatimah.

Langkah ini diharapkan bisa mengungkap celah dalam sistem dan memastikan kasus serupa tak terulang. Lagat juga menyerukan agar rumah sakit di seluruh Kepulauan Riau belajar dari tragedi ini, menanamkan empati dan transparansi dalam setiap keputusan medis.

“Rumah sakit bukan cuma tempat menyembuhkan, tapi juga ruang untuk menjaga martabat kemanusiaan,” tegasnya.

Baca Juga: Bongkar Grup Medsos Eksklusif, Dua Pengelola Komunitas Gay Surabaya Diciduk Polisi

Tragedi ini juga membuka mata kita semua tentang tantangan akses kesehatan di Indonesia. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa meski cakupan BPJS Kesehatan terus meningkat, masih banyak masyarakat yang terhambat oleh prosedur rumit atau kurangnya sosialisasi tentang hak mereka.

Kasus Alif menjadi pengingat bahwa di balik angka-angka dan kebijakan, ada nyawa manusia yang bergantung pada kepekaan dan keberanian sistem kesehatan untuk bertindak cepat.

Semoga kepergian Alif jadi pelajaran berharga agar sistem pelayanan kesehatan kita tak lagi memakan korban karena urusan birokrasi.

Halaman:

Tags

Terkini