news

Viral Video Anjing Dikuliti Hidup-Hidup, Diduga Bukan Kejadian Baru dan Bukan Terjadi di Sragen

Senin, 9 Juni 2025 | 12:59 WIB
Ilustrasi Foto seekor Anjing (Instagram @majdi_fathi)

INSIBERNEWS - Jagat media sosial kembali dibuat geram dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan aksi keji terhadap seekor anjing.

Dalam video tersebut, terlihat seekor anjing yang masih hidup dikuliti menggunakan pisau oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya. Yang bikin hati miris, anjing tersebut diikat dalam posisi tergantung, tanpa bisa melawan atau melarikan diri.

Baca Juga: Eks Ketua DPRD Jatim Hilang Usai Jadi Tersangka Suap Dana Hibah, KPK Gerak Cepat!

Video ini pertama kali mencuri perhatian publik setelah diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, Sahroni menduga aksi kejam itu terjadi di wilayah Sragen, Jawa Tengah. Ia juga secara terbuka meminta agar pihak kepolisian segera turun tangan dan menangkap pelaku.

Baca Juga: BRI Dorong Terwujudnya Desa Wisata sebagai Destinasi Unggulan Daerah Melalui Program Desa BRILiaN

“B*ngs*t ini manusia yg KULITIN Anjing dalam keadaan hidup. Tolong Polisi @humas_poldajateng tangkap pelakunya diduga daerah Sragen...” tulis Sahroni dengan nada emosi.

Baca Juga: Berbagi di Momen Idul Adha 1446 H, Bapekis dan Karyawan BRI Salurkan 961 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Tak butuh waktu lama, video tersebut langsung menyebar luas dan memicu gelombang amarah dari warganet. Ribuan komentar berdatangan di berbagai platform, rata-rata menuntut agar pelaku segera ditangkap dan diadili. Tidak sedikit pula yang meminta pemerintah mempertegas hukum terkait perlindungan terhadap hewan.

Baca Juga: Tanggapi Soal Wacana Pemakzulan Gibran, PKS: Kami Hormati Dinamika Politik

Namun belakangan, pihak kepolisian memberikan klarifikasi yang cukup mengejutkan. Kapolres Sragen, AKBP Petrus Parningotan Silalahi menyatakan bahwa setelah dilakukan penyelidikan, peristiwa dalam video tersebut ternyata tidak terjadi di wilayah hukumnya.

“Saya sudah lakukan cek, dan tidak ada kejadian itu di Sragen,” kata AKBP Petrus, Minggu (8/6).

Baca Juga: Mafia Beras Main Data Stok, Mentan: Jangan Jadikan Petani Korban Kebijakan Impor

Menurut hasil penelusuran tim Polres Sragen, besar kemungkinan video itu merupakan rekaman lama yang beredar kembali dengan narasi keliru.

Halaman:

Tags

Terkini