“Ini bisa memicu efek domino yang memperburuk citra pendidikan tinggi AS di mata dunia,” ujar Daniel Wilkins, pakar pendidikan global dari Georgetown University.
Di sisi lain, kebijakan Trump ini dipandang sebagai bagian dari strategi politik untuk merangkul basis konservatif menjelang pemilu mendatang. Kampus elite seperti Harvard selama ini memang sering dijadikan sasaran kritik oleh kelompok konservatif karena dinilai terlalu liberal dan,
“tidak merepresentasikan nilai-nilai tradisional Amerika.”