news

Trump Umumkan Akan Cabut Sanksi ke Suriah, Janji Beri Kesempatan untuk Bebas

Rabu, 14 Mei 2025 | 15:44 WIB
Potret Donald Trump (Istimewa)

INSIBERNEWS - Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengejutkan publik internasional dengan pernyataannya yang menyatakan niat mencabut sanksi ekonomi terhadap Suriah.

Hal itu disampaikan Trump saat berpidato dalam sebuah forum investasi bergengsi yang digelar di Riyadh, Arab Saudi, di hadapan sejumlah pemimpin dan tokoh penting kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: KPK Bongkar Aset Tambang Terkait Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar, Rita Widyasari

Trump menyebut, keputusan itu diambil setelah melakukan pembicaraan dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan sejumlah pemimpin regional lainnya.

Menurutnya, sanksi yang selama ini dijatuhkan oleh AS terhadap Suriah bersifat “brutal dan melumpuhkan,” dan sudah saatnya dihentikan untuk memberi ruang bagi pemulihan.

Baca Juga: Begini Strategi Manajemen Risiko BRI di Tengah Dinamika Ekonomi Global untuk Jaga Kualitas Aset Tetap Sehat

“Setelah berdiskusi dengan putra mahkota Anda dan Presiden Erdogan, yang menghubungi saya beberapa hari lalu dengan permintaan yang serupa, saya memutuskan untuk mengakhiri sanksi terhadap Suriah,” kata Trump dalam pidatonya.

Trump menyampaikan hal tersebut dengan nada optimistis. Ia bahkan menyatakan keyakinannya bahwa Suriah bisa bangkit dan menunjukkan perubahan besar, seperti yang menurutnya sudah dilakukan oleh Arab Saudi.

Baca Juga: Identitas 13 Korban Ledakan Amunisi di Garut Tuntas Diungkap, Semua Jenazah Sudah Diserahkan ke Keluarga

“Sekarang saatnya bagi Suriah untuk bersinar. Kita akan mencabut semua sanksi itu,” lanjut Trump.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan yang mengandung harapan besar terhadap masa depan negara yang selama ini dilanda konflik panjang itu.

Baca Juga: BYD Seal Terbakar di Garasi Rumah, Korsleting Baterai Diduga Jadi Pemicu Utama

“Semoga berhasil, Suriah. Tunjukkan pada kami sesuatu yang luar biasa,” ucapnya. Namun hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Gedung Putih ataupun pejabat pemerintahan AS terkait apakah pernyataan Trump itu akan diteruskan ke kebijakan resmi atau masih sebatas wacana pribadi dalam forum internasional.

Tags

Terkini