INSIBERNEWS - Sebuah truk milik TNI mengalami kecelakaan di ruas Tol Gempol arah Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, pada Senin malam (5/5/2025). Peristiwa tersebut memicu kepanikan karena kendaraan diduga mengangkut amunisi yang kemudian terbakar hebat dan menyebabkan beberapa kali ledakan di lokasi kejadian.
Insiden terjadi sekitar pukul 21.38 WIB di dekat Gerbang Tol Gempol. Kobaran api langsung membesar dari truk yang terlibat, membuat jalur tol menuju Pandaan dan arah sebaliknya ke Surabaya terpaksa ditutup total. Tidak ada kendaraan yang berani melintas karena ledakan terdengar berulang kali dan api semakin tak terkendali.
Baca Juga: KPK Tak Lagi Bisa Sentuh Direksi BUMN, Wewenang Dibatasi Lewat UU Baru
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga TransJawa Tol, Ria Marlinda Paallo, membenarkan adanya kecelakaan ini. Ia menyebut tim pemadam kebakaran sudah berada di lokasi sejak awal kejadian untuk membantu proses penanganan darurat.
“Betul, sudah ada Damkar di lapangan. Fokus sekarang evakuasi dan sterilisasi lokasi,” ujarnya singkat.
Baca Juga: Bill Gates Dijadwalkan Sambangi Indonesia, Bawa Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Petugas gabungan dari kepolisian, petugas tol, dan pemadam terus berusaha mengevakuasi area yang terdampak dan memastikan tidak ada amunisi yang masih aktif di dalam kendaraan.
Keamanan di lokasi menjadi prioritas karena dikhawatirkan ledakan susulan bisa terjadi sewaktu-waktu jika penanganan tidak dilakukan secara hati-hati.
Baca Juga: Hasan Nasbi Ikut Sidang Kabinet Meski Sudah Mundur, Prabowo Masih Tahan Surat Resign
Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI mengenai identitas kendaraan, muatan sebenarnya, maupun kemungkinan adanya korban dalam peristiwa tersebut.
Informasi yang beredar masih simpang siur, namun beberapa saksi di sekitar lokasi menyebut sempat melihat kobaran api disertai suara ledakan cukup keras.
Baca Juga: Sering Pakai Paylater, Artis Nana Mirdad Curhat Dihubungi Debt Collector : Gak Tahu Kalau Itu Pinjol
Arus lalu lintas di jalur utama penghubung Surabaya–Malang ini benar-benar lumpuh total hingga larut malam. Pengendara dari arah Surabaya maupun dari Malang diarahkan keluar lebih awal untuk menghindari lokasi kejadian. Situasi di lapangan masih belum sepenuhnya kondusif dan proses pembersihan puing terus dilakukan demi memastikan keamanan pengguna jalan.