INSIBERNEWS – Kasus tragis terjadi di Tangerang, Banten, di mana seorang anak berusia 3,5 tahun, MA, tewas dibakar oleh pria berinisial HB (38). Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol.
Wira Satya Triputra, mengungkapkan bahwa motif pembakaran tersebut didorong oleh dendam pelaku terhadap keluarga ibu korban.
Menurutnya, pelaku kesal karena hubungannya dengan ibu korban tidak disetujui oleh kakak ibu korban, yang membuatnya melampiaskan dendamnya pada anak tersebut.
Baca Juga: Polresta Tangerang Tangkap 30 Preman dan Pungli, 8 Diantaranya Ditahan
Wira menjelaskan bahwa selain hubungan yang tidak direstui, pelaku juga merasa kesal karena MA menangis tengah malam saat tidur bersamanya.
"Korban sempat dititipkan kepada tersangka pada Sabtu (26/4) karena sebelumnya sering menginap bersama tersangka. Namun, pada Minggu (27/4) sekitar pukul 02.15 WIB, ketika korban menangis meminta susu, tersangka yang kesal memukul bagian belakang kepala korban sebanyak tiga kali," ujar Wira dalam konferensi pers di Jakarta.
Baca Juga: India Tanggapi Serangan Tembakan Pakistan di Garis Kendali Jammu dan Kashmir
Setelah memukul, pelaku membawa MA ke kamar mandi dan mencelupkan kepala korban ke dalam ember berisi air sambil menekannya dengan keras selama dua hingga tiga menit.
Akibatnya, korban muntah dan mengeluarkan feses. Tersangka kemudian mengulangi tindakan tersebut, menyebabkan korban pingsan.
Setelah itu, korban diletakkan di atas kasur, ditumpuk dengan pakaian, dan dibakar dengan tujuan untuk menghilangkan jejak pembunuhan.
Baca Juga: Prabowo Sampaikan Belasungkawa Terkait Serangan Teror di Kashmir, India
Tersangka, yang merasa tindakannya perlu disembunyikan, kemudian mengunci pintu kontrakan dan membuang kunci ke selokan.
Ia melarikan diri ke daerah Tasikmalaya, Jawa Barat, setelah melakukan aksi kejam tersebut. Namun, tak lama setelah kejadian, polisi berhasil melacak keberadaannya dan menangkap HB pada Selasa (29/4) pagi di Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: Pasca Melahirkan Sakit Gigi? Kenali 5 Kemungkinan Penyebabnya