Dendam Tanah Berujung Tragis, Seorang Pria Bacok Tiga Tetangga, Satu Tewas

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Rabu, 30 April 2025 | 22:07 WIB
Pria Bawa Sajam Mengadang Bus TransJakarta (Freepik)
Pria Bawa Sajam Mengadang Bus TransJakarta (Freepik)

 

INSIBERNEWS - Ketenangan warga Desa Kedungadem, Bojonegoro, pecah saat suasana subuh berubah jadi mencekam akibat aksi brutal seorang pria bernama Sujito. Lelaki itu menyerang tiga tetangganya dengan senjata tajam di sebuah musala saat mereka hendak melaksanakan salat subuh.

Tidak berhenti di situ, Sujito bahkan mengejar korban lain hingga ke rumah mereka yang hanya berjarak beberapa meter dari tempat kejadian awal.

Akibat pembacokan sadis tersebut, satu korban tewas di lokasi kejadian, yakni Abdul Aziz, yang diketahui sebagai ketua RT setempat.

Sementara dua korban lainnya mengalami luka serius dan hingga kini masih dirawat intensif di RSUD Bojonegoro. Warga sekitar yang panik sempat mencoba melerai, namun aksi Sujito berlangsung begitu cepat dan beringas.

Baca Juga: Pentingnya Empati dalam Kepemimpinan: Membangun Tim yang Kuat dan Tangguh secara Emosional 

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Bayu Aji Sudarmono, mengungkapkan bahwa motif pembacokan tersebut dilatarbelakangi dendam pribadi yang sudah lama dipendam pelaku. Sujito merasa tanah miliknya dialihkan sepihak oleh para korban untuk dijadikan akses jalan umum. Perselisihan tersebut rupanya membuat Sujito kalap hingga nekat menghabisi nyawa orang yang ia anggap bertanggung jawab.

 Baca Juga: BYD Kuasai Pasar Mobil Listrik Indonesia, Raup Separuh Penjualan Nasional di Kuartal Pertama 2025

Setelah sempat melarikan diri, pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian dari Polres Bojonegoro tanpa perlawanan. Kini ia mendekam di sel tahanan dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana yang ancaman hukumannya maksimal adalah pidana mati atau penjara seumur hidup.

 Baca Juga: Pasca Melahirkan Sakit Gigi? Kenali 5 Kemungkinan Penyebabnya

Kejadian ini mengguncang warga sekitar yang tak menyangka konflik tanah bisa berujung pada aksi sekejam itu. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan sengketa secara hukum, dan tidak mengambil jalan kekerasan yang justru merugikan semua pihak.

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X