Ia menilai bahwa sebagai pejabat publik, seharusnya memberikan contoh dengan membayar pajak kendaraan di wilayah yang ia pimpin, agar pajak tersebut bisa dimanfaatkan oleh warganya sendiri.
"(Kalau pelat nomor) Jabar, nanti saya membayar pajaknya di Jabar untuk kepentingan Jabar," sambungnya.
Kebijakan ini menurutnya sudah menjadi tradisi sejak dirinya masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
Baca Juga: Tragis! Gegara Pondasi Tandon Air Roboh, 4 Santri Tewas Tertimpa di Magelang
Ia menyebut selalu mengganti pelat nomor kendaraan menjadi sesuai dengan wilayah kepemimpinannya.
"Saya pastikan mobil yang saya gunakan, motor yang saya pakai, sudah bernomor Jabar," ujar Dedi.
"Dari dulu saya punya tradisi, ketika saya menjadi Bupati Purwakarta, seluruh nomornya itu nomor Purwakarta," lanjutnya.
Baca Juga: BRI Liga 1 2025 Pekan 30: Ini Prediksi Persib Bandung vs PSS Sleman Malam Nanti Pukul 19.00 WIB
Langkah mutasi pelat ini juga dimaksudkan untuk mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya kontribusi melalui pajak daerah.
Dedi berharap, langkah ini dapat menginspirasi warga agar lebih peduli terhadap kontribusi pajak lokal.