Mobil Lexus Milik Dedi Mulyadi Berubah Plat dari B ke D Usai Disorot Karena Nunggak Pajak

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 27 April 2025 | 11:00 WIB
Mobil Lexus Milik Dedi Mulyadi Berubah Plat dari B ke D Usai Disorot Karena Nunggak Pajak (Dok. foto KDM channel)
Mobil Lexus Milik Dedi Mulyadi Berubah Plat dari B ke D Usai Disorot Karena Nunggak Pajak (Dok. foto KDM channel)

INSIBERNEWS - Usai menuai sorotan publik akibat mobil mewahnya yang diketahui menunggak pajak kendaraan dengan nilai mencapai Rp42 juta.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya memutuskan untuk mengganti
pelat nomor mobil Lexus miliknya dari B 2600 SME menjadi D 901 DM.

Hal ini dilakukan bersamaan dengan proses mutasi kendaraan dari wilayah DKI Jakarta ke Jawa Barat. Publik mengetahui perubahan tersebut melalui laman resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Ketahuan Nunggak Pajak Sampai Rp40 Juta, Dedi Mulyadi Beri Klarifikasi Soal Mobil Lexusnya

Menurut data Bapenda, mobil berwarna putih itu kini tercatat resmi berpelat D, dengan total pajak kendaraan senilai Rp35.497.900.

Melalui sebuah video yang diunggah di akun TikTok-nya pada Senin 21 April 2025, Dedi menjelaskan latar belakang keputusannya memutasi kendaraan.

Ia mengakui bahwa selama ini mobil tersebut masih berstatus kredit dan menggunakan pelat nomor Jakarta.

Baca Juga: Sadis! Santri di Kolut Disiram Pertalite dan Dibakar Seniornya, Korban Akhirnya Buka Suara

"Mobil itu bernomor Jakarta dan masih kredit, belum lunas. Karena itu masih di bawah kendali leasing, maka pihak leasing sedang memproses untuk mutasi," jelas Dedi dalam unggahannya pada Senin, 21 April 2025.

Ia menambahkan bahwa setelah mutasi selesai, ia akan melunasi semua tunggakan pajak yang sebelumnya tercatat di DKI Jakarta. Hal ini untuk memastikan kewajibannya sebagai warga negara dipenuhi.

"Dalam proses itu, nanti pada akhirnya seluruh tunggakan di Pemda DKI akan lunas," ucapnya.

Baca Juga: Mom! Kenali Ciri-Ciri Bayi Sungsang Saat Hamil, Ini Tandanya!

Namun lebih dari sekadar pelunasan pajak, Dedi menegaskan bahwa alasan utama dirinya memindahkan pelat nomor mobil ke Jawa Barat adalah karena jabatannya sebagai gubernur provinsi tersebut.

"Saya melakukan mutasi ke Jawa Barat, karena sebagai Gubernur Jawa Barat tidak elok kalau saya menggunakan nomor Jakarta," katanya dalam video itu.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X