INSIBERNEWS - Isu mengenai mundurnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dari jabatannya beredar luas di publik. Menanggapi hal tersebut, Sri Mulyani dengan tegas membantah dan memastikan bahwa dirinya tetap menjalankan tugas sebagai bendahara negara.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan penuh tanggung jawab.
“Saya tetap fokus menjalankan tugas negara dan menjaga kepercayaan Presiden dalam mengelola APBN serta keuangan negara secara profesional,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Selasa (18/3).
Ia menekankan bahwa APBN adalah instrumen vital dalam pembangunan, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Sri Mulyani juga memastikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan negara tetap menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan 17 Stadion, Termasuk Stadion Kanjuruhan
Bukan hanya Sri Mulyani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menepis isu dirinya dan Menkeu akan mengundurkan diri dari Kabinet Merah Putih.
Saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan untuk menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo, Airlangga menegaskan bahwa ia tetap menjalankan tugasnya seperti biasa.
“Saya tetap bekerja, fokus dengan tanggung jawab saya. Tidak ada rencana mundur, dan itu semua hoaks,” ucapnya.
Lebih lanjut, Airlangga juga memastikan bahwa Sri Mulyani masih menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi. Ia menyebutkan bahwa dirinya sudah berkomunikasi langsung dengan Menkeu, dan Sri Mulyani masih aktif bekerja sebagaimana mestinya.
“Saya tadi siang sudah berbicara dengan Bu Sri Mulyani, beliau tetap bekerja seperti biasa. Tidak ada perubahan dalam pemerintahan, semuanya berjalan sesuai agenda,” kata Airlangga.
Dalam pertemuan hari itu, Airlangga dan Presiden Prabowo juga membahas sejumlah isu ekonomi strategis, termasuk rencana pengembangan kawasan ekonomi khusus.