Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program digitalisasi pendidikan yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan bahwa kurikulum yang sedang disiapkan bertujuan untuk membekali anak-anak dengan keterampilan yang relevan di era digital.
"Kami ingin memastikan bahwa generasi mendatang memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja, bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari segi keterampilan digital dan kolaboratif," tutupnya.