AS Ingin Rusia Kembali ke G7, Trump: Mengusir Mereka adalah Kesalahan!

Photo Author
- Jumat, 14 Februari 2025 | 17:11 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (IG/Trump)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (IG/Trump)

INSIBERNEWS - Amerika Serikat (AS) kembali membuka wacana agar Rusia bisa bergabung kembali dalam kelompok negara maju G7.

Keanggotaan Rusia di forum tersebut sebelumnya dibekukan setelah Moskow mencaplok Krimea dari Ukraina pada tahun 2014.

Baca Juga: Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Sindir Masyarakat yang Mampu Beli Rokok Tapi Tak Bayar Iuran BPJS

Presiden AS, Donald Trump, mengungkapkan keinginannya agar Rusia kembali menjadi bagian dari G7. Menurutnya, keputusan untuk mengeluarkan Rusia dari kelompok ini adalah sebuah kesalahan.

"Saya ingin sekali mereka kembali. Saya pikir mengusir mereka adalah kesalahan," ujar Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih, seperti dikutip dari Politico, Jumat (14/2/2025).

Baca Juga: Viral Kabar Belasan Ribu Pegawai Kementerian PU Dirumahkan, Begini Klarifikasi Mengejutkan Menteri Dody Hanggodo

Trump menegaskan bahwa persoalan ini bukan tentang mendukung atau menolak Rusia, melainkan tentang menjaga keseimbangan global.

"Mereka seharusnya punya tempat di sana. Saya yakin Putin juga akan senang jika Rusia bisa kembali menjadi bagian dari G7," tambahnya.

Saat ini, G7 terdiri dari Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Inggris, dengan Uni Eropa turut serta sebagai anggota tidak resmi. Sebelum dikeluarkan, Rusia sempat menjadi bagian dari kelompok ini ketika masih dikenal sebagai G8.

Baca Juga: Mengaku Tersentuh dengan Sambutan Prabowo saat Berkunjung ke Indonesia, Erdogan: Saya Sangat Terharu

Namun, meski Trump menginginkan kembalinya Rusia, Moskow sendiri tampaknya tidak terlalu tertarik. Rusia secara resmi keluar dari G8 pada 2018 dan beberapa kali menegaskan bahwa mereka tidak berniat bergabung kembali.

Sebaliknya, Rusia kini aktif dalam kelompok BRICS, yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan—sebuah blok ekonomi yang sering dianggap sebagai penantang G7 dalam geopolitik global.

Baca Juga: Pemerintah Pangkas Anggaran Kementerian Pendidikan dan Kesehatan, Sementara Retreat Kepala Daerah Tetap Digelar: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Trump juga menambahkan bahwa jika Rusia masih menjadi anggota G7, ketegangan internasional mungkin tidak akan sebesar saat ini.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X