Namun warga tidak kunjung mendapatkan jalan tengah mengenai kasus ini.
Sehingga pada November 2024, warga melakukan aksi pembakaran peternakan ayam.
Pembakaran dilakukan karena tidak suka dengan keberadaan peternakan ayam tersebut.
Sehingga sejumlah warga melakukan pengurus akan dan pembakaran agar peternakan ayam tidak bisa lagi beroperasi.
Kemudian pada Februari 2025, 11 orang ditangkap karena diduga menjadi tersangka.
Baca Juga: Banding Ditolak! Hukuman Helena Lim dalam Kasus Korupsi Timah Naik Jadi 10 Tahun Penjara
Dari 11 orang yang ditangkap, 5 di antaranya adalah anak-anak.
Namun para anak-anak ini belum mendapat bantuan hukum.***
Artikel Terkait
Gelombang Protes Meningkat di Korsel Pasca Pengumuman Kebijakan Darurat Militer, Tuntut Yoon Mundur
Murid SDN 005 Tanjungpinang Dikeluarkan Setelah Protes Pungli Hadiah, Orang Tua Minta Tindak Lanjut Dinas Pendidikan
Gegara Dukung Protes Pemakzulan Presiden Yoon Seok Yeol, IU dan SNSD Diboikot Pria Korsel
Geruduk Kantor Kemdiktisaintek, Ratusan ASN Lakukan Aksi Protes Terhadap Menteri Satryo yang Diduga Suka Main Pecat!
Geger! Polisi Tangkap Warga Padarincang Banten Karena Protes Kandang Ayam