Menurut pihak BMKG, efisiensi akan berdampak pada belanja modal dan barang.
Termasuk terhadap Alat Operasional Utama (Aloptama) yang terancam mati karena anggaran untuk pemeliharaannya berkurang hingga 71%.
Baca Juga: Sindir Soal Dugaan Korupsi, Mantan Pegawai PT Timah Wenny Sebut Ada Kasus yang Dilindungi KPK
Sehingga kemampuan observasi dan mendeteksi dinamika cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi, dan tsunami juga terganggu.
Padahal di Indonesia sendiri, bencana alam dinilai sangat sering terjadi.
Seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, kekeringan, karhutla, gempa bumi, dan erupsi gunung api.***
Artikel Terkait
Akibat Pemangkasan Anggaran Kementerian PU Sederet Proyek Pembangunan Jalan Terancam Mandek?
Bagaimana Dampak Pemangkasan Anggaran Pada Renovasi Sekolah dan Pasar, Terancam Ditunda?
Mensos Gus Ipul Ungkap Program Kemensos yang Tidak Kena Dampak Pemangkasan Anggaran
Otorita IKN Bantah Pembangunan Terhenti Meski Menteri PU Ungkap Anggaran Diblokir
DPR Tunda Rapat Pembahasan Efisiensi Anggaran, Ada Apa?