INSIBERNEWS - proyek di Bidang Prasarana Strategis pada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terancam mandek.
Karena ada pemangkasan anggaran sebesar Rp20,69 triliun pada bidang tersebut.
Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa semula anggaran untuk Kementerian PU adalah Rp110,95 triliun.
Baca Juga: Sempat Lama Hiatus! BLACKPINK Mendadak Umumkan Konser Tahun 2025
Namun ada kewajiban melakukan efisiensi sebesar Rp81,38 triliun.
Sehingga saat ini Kementerian PU hanya memiliki anggaran sebesar Rp29,57 triliun.
Proyek prasarana strategis mencakup berbagai pembangunan dan renovasi infrastruktur yang penting untuk mendukung kualitas kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat.
Baca Juga: Trump Tutup USAID, Apa Saja Program Indonesia yang Terancam?
Salah satu fokus utama adalah pembangunan dan renovasi sekolah, yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik.
Fasilitas yang lebih memadai, seperti ruang kelas yang cukup, laboratorium, dan perpustakaan yang modern.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan belajar dan mendukung perkembangan siswa.
Baca Juga: MUI Tegaskan Haram bagi Orang Kaya Gunakan Elpiji 3 Kg dan Pertalite Bersubsidi
Selain itu, pembangunan pasar tradisional yang terstruktur dan modern menjadi bagian penting dari prasarana strategis.
Artikel Terkait
Menteri PUPR Ungkap Anggaran untuk Pembangunan IKN Diblokir Kemenkeu, Kenapa?
Istana Kepresidenan Klarifikasi Mengenai Anggaran Pembangunan IKN yang Diblokir Kemenkeu
Waduh! Kementerian PU Kena Pemangkasan Anggaran hingga Rp81,38 T, Apa Dampaknya?
Akibat Pemangkasan Anggaran Kementerian PU Sederet Proyek Pembangunan Jalan Terancam Mandek?
Proyek Pengelolaan Air Limbah hingga Penyediaan Air Minum Kena Dampak Pemangkasan Anggaran, Terancam Mandek?