INSIBERNEWS – Harga emas diprediksi terus mengalami kenaikan sepanjang tahun ini dan berpotensi menembus Rp2.000.000 per gram. Kenaikan ini didorong oleh berbagai faktor, terutama ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi pasar keuangan dunia.
President Director PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, menyatakan bahwa prospek kenaikan harga emas masih sangat terbuka.
Baca Juga: Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Dolar Melemah Usai Data Ekonomi AS Mengecewakan
Dalam setahun, ia memperkirakan harga emas bisa naik sekitar Rp600.000 per gram dari harga saat ini. Menurutnya, tren ini selaras dengan kondisi ekonomi yang penuh dengan ketidakpastian serta kebijakan moneter di berbagai negara.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp6.000, Berikut Daftar Terbaru Per-Pecahan
"Saat ini, investor masih menjadikan emas sebagai aset lindung nilai di tengah gejolak ekonomi global. Ketidakpastian kebijakan di Amerika Serikat, khususnya di bawah kepemimpinan Donald Trump, menjadi salah satu faktor yang mendorong harga emas terus naik," ujar Ariston, Minggu (9/2/2025).
Baca Juga: Kemenperin Gandeng Jepang Untuk Tingkatkan SDM, Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045
Selain itu, Ariston menambahkan bahwa inflasi tinggi, potensi perlambatan ekonomi, serta ketidakpastian kebijakan suku bunga dari bank sentral dunia juga ikut menopang kenaikan harga emas.
Para investor cenderung mengalihkan aset mereka ke instrumen yang dianggap lebih aman, seperti emas, untuk menghindari risiko besar di pasar keuangan.
Baca Juga: Rekrutmen Jalur Santri dan Hafiz, Polri Ingin Cetak Anggota Berkarakter dan Berintegritas
Dengan tren ini, masyarakat yang ingin berinvestasi emas disarankan untuk memantau pergerakan harga dan mencari momen terbaik sebelum membeli.
Kenaikan harga emas yang signifikan bisa menjadi peluang investasi yang menguntungkan, terutama bagi mereka yang berorientasi pada investasi jangka panjang.
Artikel Terkait
Warna Cat Tembok untuk Dekorasi Ruang Tamu Estetik, Ini 7 Rekomendasinya!
Trump Diisukan Ingin Caplok Kanada, Trudeau: Kedaulatan Kami Bukan untuk Dinegosiasikan!
7 Kebiasaan Sehari-Hari yang Ternyata Bisa Memicu Rematik, Salah Satunya Kurang Aktivitas Fisik!
Telan Dana Hingga Rp7 Miliar, Hampir 300 Unit Dapur Sehat Telah Dibangun, KSAD Ungkap TNI Ikut Bantu Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Kafe dan Home Stay di Lamongan Ludes Dilahap Si Jago Merah, 3 Orang Tewas!
5 Olahraga Ringan yang Aman untuk Penderita Rematik, Tubuh Sehat Tanpa Rasa Nyeri
Trump Enggan Deportasi Pangeran Harry: Dia Punya Banyak Masalah Dengan Istrinya!
Catat! Mulai Besok Cek Kesehatan Gratis di 44 Puskesmas Jakarta Sudah Siap!
Penjualan Lesu, Hyundai Hentikan Sementara Produksi Ioniq 5 dan Kona Electric di Korea Selatan
Rekrutmen Jalur Santri dan Hafiz, Polri Ingin Cetak Anggota Berkarakter dan Berintegritas