Trump Diisukan Ingin Caplok Kanada, Trudeau: Kedaulatan Kami Bukan untuk Dinegosiasikan!

Photo Author
- Minggu, 9 Februari 2025 | 14:56 WIB
Donald Trump - Presiden Terpilih Amerika Serikat  (foto: Istimewa)
Donald Trump - Presiden Terpilih Amerika Serikat (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Isu mengejutkan datang dari hubungan Amerika Serikat dan Kanada. Presiden AS Donald Trump dikabarkan berencana mencaplok Kanada demi mengamankan akses ke sumber daya alam negara tetangganya itu.

Kabar ini pun langsung ditanggapi serius oleh Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, yang menegaskan bahwa kedaulatan negaranya bukanlah sesuatu yang bisa dinegosiasikan.

Baca Juga: Brighton Berhasil Depak Chelsea dari Piala FA, Comeback Gemilang di Falmer!

Dalam sebuah KTT ekonomi yang digelar Jumat (7/2), Trudeau mengungkapkan kekhawatirannya terkait ancaman dari Trump. Ia menegaskan bahwa pemerintahannya menyadari niat pemerintahan Trump yang ingin "menyerap" Kanada demi mendapatkan keuntungan dari sumber daya mineral yang melimpah.

"Mereka sangat memahami apa yang kita miliki dan mereka ingin mendapatkannya. Salah satu cara termudah menurut mereka? Mencaplok negara kita. Dan itu bukan sekadar isapan jempol," ujar Trudeau seperti dikutip oleh beberapa media Kanada.

Baca Juga: Serap Karbon dan Dorong Ekonomi Masyarakat, BRI Berperan Aktif Menjaga Lingkungan dengan Program BRI Menanam - Grow and Green

Ancaman ini semakin diperparah dengan kebijakan tarif tinggi yang digaungkan Trump. Presiden AS itu dikabarkan tengah mempertimbangkan penerapan tarif sebesar 25% pada semua impor dari Kanada.

Jika benar terjadi, langkah ini berpotensi melumpuhkan ekonomi Kanada, yang selama ini bergantung pada perdagangan dengan AS.

Baca Juga: Mensos Gus Ipul Ungkap Program Kemensos yang Tidak Kena Dampak Pemangkasan Anggaran

Trudeau pun menyerukan kepada para pemimpin bisnis dan buruh untuk bersatu serta menyusun strategi menghadapi kemungkinan buruk tersebut.

Komentar Trudeau ini awalnya disampaikan dalam sesi tertutup dengan para eksekutif bisnis. Namun, pernyataannya bocor ke media setelah terdengar melalui pengeras suara di luar aula pertemuan.

Baca Juga: Kemensosri Pastikan Anggaran Bansos Tidak Dikurangi Karena Adanya Efiensi Pemerintah

Toronto Star dan CBC melaporkan bahwa Trudeau secara blak-blakan menyebut isu aneksasi ini sebagai "ancaman nyata" yang perlu disikapi dengan serius.

Pernyataan ini memperlihatkan betapa tegangnya hubungan kedua negara saat ini. Meski belum ada tanggapan langsung dari Trump terkait klaim Trudeau, kabar ini sudah cukup mengguncang dunia internasional.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X