INSIBERNEWS – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus membuka kesempatan bagi para santri dan hafiz Alquran untuk bergabung melalui jalur rekrutmen khusus.
Program ini telah berjalan sejak 2021 sebagai bagian dari upaya Polri untuk menghadirkan anggota yang tidak hanya disiplin, tetapi juga memiliki karakter kuat dan integritas tinggi.
Baca Juga: Penjualan Lesu, Hyundai Hentikan Sementara Produksi Ioniq 5 dan Kona Electric di Korea Selatan
Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki sistem pendidikan yang sangat baik, terutama dalam membentuk kedisiplinan dan moral.
“Santri sudah terbiasa dengan aturan ketat di pesantren, sehingga mereka memiliki kemampuan mengikuti perintah dan prosedur dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (9/2/2025).
Baca Juga: Catat! Mulai Besok Cek Kesehatan Gratis di 44 Puskesmas Jakarta Sudah Siap!
Dedi menambahkan, pendidikan di pesantren tidak hanya menanamkan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga membentuk mental yang tangguh. Karakter kuat yang dimiliki para santri diharapkan dapat menjadi modal utama dalam menjalankan tugas kepolisian yang penuh tantangan.
“Santri memiliki nilai-nilai moral yang baik, sehingga kami optimistis mereka bisa menjadi polisi yang berintegritas,” lanjutnya.
Baca Juga: Trump Enggan Deportasi Pangeran Harry: Dia Punya Banyak Masalah Dengan Istrinya!
Selain itu, latar belakang kehidupan pesantren yang sederhana membuat para santri lebih mudah beradaptasi dalam berbagai situasi.
“Mereka sudah terbiasa hidup dengan keterbatasan, sehingga jika nanti ditempatkan di daerah terpencil atau dalam kondisi sulit, mereka tetap bisa bertahan dan menjalankan tugas dengan baik,” kata Dedi.
Baca Juga: Kafe dan Home Stay di Lamongan Ludes Dilahap Si Jago Merah, 3 Orang Tewas!
Dengan adanya jalur rekrutmen ini, Polri berharap dapat menarik lebih banyak calon anggota yang memiliki pondasi moral dan kedisiplinan kuat.
Program ini juga menjadi bagian dari transformasi Polri dalam membangun institusi yang lebih humanis, profesional, dan dekat dengan masyarakat.
Artikel Terkait
Brighton Berhasil Depak Chelsea dari Piala FA, Comeback Gemilang di Falmer!
Warna Cat Tembok untuk Dekorasi Ruang Tamu Estetik, Ini 7 Rekomendasinya!
Trump Diisukan Ingin Caplok Kanada, Trudeau: Kedaulatan Kami Bukan untuk Dinegosiasikan!
7 Kebiasaan Sehari-Hari yang Ternyata Bisa Memicu Rematik, Salah Satunya Kurang Aktivitas Fisik!
Telan Dana Hingga Rp7 Miliar, Hampir 300 Unit Dapur Sehat Telah Dibangun, KSAD Ungkap TNI Ikut Bantu Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Kafe dan Home Stay di Lamongan Ludes Dilahap Si Jago Merah, 3 Orang Tewas!
5 Olahraga Ringan yang Aman untuk Penderita Rematik, Tubuh Sehat Tanpa Rasa Nyeri
Trump Enggan Deportasi Pangeran Harry: Dia Punya Banyak Masalah Dengan Istrinya!
Catat! Mulai Besok Cek Kesehatan Gratis di 44 Puskesmas Jakarta Sudah Siap!
Penjualan Lesu, Hyundai Hentikan Sementara Produksi Ioniq 5 dan Kona Electric di Korea Selatan