INSIBERNEWS - Kementerian Sosial (Kemensos) RI menjadi salah satu kementerian yang terkena dampak pemangkasan anggaran pemerintah.
Pemangkasan anggaran dilakukan oleh Presiden Prabowo terhadap Kemensos agar lebih efisien.
Hal ini kemudian membuat resah masyarakat yang khawatir dana bansos akan ikut dipangkas karena efisiensi.
Baca Juga: Menteri Sekretaris Negara Tegaskan Tidak Ada Reshuffle Kabinet Dalam Waktu Dekat
Dilansir INsibernews dari kanal YouTube TVR Parlemen (9/2/2025), Mensos Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul memastikan bahwa dana bansos tidak akan dikurangi.
Hal ini disampaikan pada rapat kerja Kemensos dengan Komisi VIII DPR RI pada Kamis (6/2/2025).
Dana bansos dari pemerintah adalah dana yang diberikan untuk membantu meringankan beban hidup masyarakat yang terdampak oleh kondisi ekonomi atau bencana alam.
Baca Juga: Presiden Prabowo Singgung Menteri Bermasalah, Gerindra Ungkap Ada yang Tak Sejalan
Bansos bertujuan untuk mengurangi ketimpangan sosial, memberikan perlindungan sosial, serta mendukung daya beli masyarakat yang rentan.
Pemerintah memberikan dana bansos dengan tujuan untuk memastikan kesejahteraan sosial warga.
“Kaidah dalam melakukan efisiensi, yang pertama memastikan anggaran bansos yang diberikan langsung ke masyarakat tidak dikurangi,” ungkap Gus Ipul.
Baca Juga: Waduh! Indonesia Jadi Negara Kedua di Asia dengan Jumlah Sugar Daddy Terbanyak
“Bahkan arahan Presiden, jika memang memungkinkan akan ditambah. Itu adalah yang untuk rakyat,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Menteri PUPR Ungkap Anggaran untuk Pembangunan IKN Diblokir Kemenkeu, Kenapa?
Istana Kepresidenan Klarifikasi Mengenai Anggaran Pembangunan IKN yang Diblokir Kemenkeu
Waduh! Kementerian PU Kena Pemangkasan Anggaran hingga Rp81,38 T, Apa Dampaknya?
Bagaimana Dampak Pemangkasan Anggaran Pada Renovasi Sekolah dan Pasar, Terancam Ditunda?
Pembangunan Infrastruktur Kena Pemangkasan Anggaran, Banyak Proyek Mangkrak?