INSIBERNEWS - Presiden Prabowo kembali menegaskan kepada jajarannya untuk mengikuti arahannya.
Pernyataan Presiden Prabowo dalam pidato dianggap sebagai sindiran kepada Menteri yang tidak sejalan.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @matanajwa (9/2/2025), Presiden Prabowo menyampaikan bahwa ia menuntut pemerintahan yang bersih dan melayani rakyat.
Baca Juga: Terungkap 2 Alasan Kenapa Orang China Tersebar di Seluruh Dunia, Apa Saja?
Jika ada jajarannya yang tidak patuh pada perintahnya maka Presiden Prabowo akan menindak tegas.
“100 hari pertama saya sudah beri istilahnya peringatan berkali-kali,” ucap Presiden Prabowo.
“Sekarang siapa yang bandel, siapa yang ndablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini dengan tuntutan rakyat, pemerintah yang bersih, siapa yang tidak patuh saya akan tindak,” lanjutnya.
Baca Juga: Waduh! Indonesia Jadi Negara Kedua di Asia dengan Jumlah Sugar Daddy Terbanyak
Pernyataan Presiden Prabowo kemudian mendapat respon dari petinggi Partai Gerindra.
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan pernyataan Prabowo tersebut berkaitan dengan Menteri.
Karena diklaim ada menteri yang tidak sejalan dengan Presiden Prabowo.
Baca Juga: 6 Hari Berlalu! Jurnalis Metro TV Akhirnya Ditemukan Tewas Usai Ledakan Speedboat Basarnas di Malut
“Nah, memang saya ada dengar keluhan sedikit-sedikit tentang masih ada yang kemudian kurang seirama,” ungkap Sufmi Dasco Ahmad.
Artikel Terkait
17 Instansi Tidak Kena Pemangkasan Anggaran yang Dilakukan Presiden Prabowo, Diantaranya DPR dan Polri
5 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga Negara Dipangkas Presiden Prabowo, Apa Saja?
Waduh! Ada 3 Kebijakan di Era Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Tiba-tiba Dibatalkan, Apa Saja
Peringatan untuk Jajaran Kabinet Merah Putih, Prabowo Tegaskan: Siapa yang Dablek, Saya akan Tindak!
Prioritaskan Program MBG, Presiden Prabowo Blokir Anggaran Pembangunan IKN?