INSIBERNEWS - Ratusan pelajar di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan melakukan demo untuk menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pelajar ini tergabung dalam aliansi pelajar se-Yahukimo yang lebih mementingkan pendidikan berkualitas dibandingkan dengan program MBG.
Demo tolak program MBG dilakukan bukan hanya oleh para pelajar, tetapi juga oleh guru, orang tua siswa, hingga komponen pemuda dan tokoh setempat.
Baca Juga: Waduh! Ada 3 Kebijakan di Era Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Tiba-tiba Dibatalkan, Apa Saja
Aksi demo berlangsung mulai pukul 09.00-15.00 WIT.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (5/2/2025), para pendemo menuntut pendidikan gratis.
Kemudian juga menuntut pendidikan yang berkualitas, ilmiah dan demokratis alih-alih diberikan makan bergizi gratis.
Baca Juga: Donald Trump Nyatakan AS Akan Ambil Alih Jalur Gaza dan Ratakan dengan Tanah
Para pelajar tersebut menyampaikan aspirasi bahwa program makan bergizi sangat baik untuk kesehatan.
Namun mereka merasa pendidikan yang berkualitas dan akses pendidikan yang lebih baik jauh lebih penting untuk masa depan mereka.
Mereka menuntut agar pemerintah fokus pada pemberian pendidikan gratis, berkualitas, ilmiah, dan demokratis.
Baca Juga: Pemindahan ASN ke IKN Kembali Ditunda oleh Pemerintah, Ini Alasannya!
Karena dapat membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan di era globalisasi.
Menurut mereka, meskipun program makan bergizi membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar, namun tanpa pendidikan yang baik, masa depan mereka akan tetap terbatas.
Artikel Terkait
CELIOS Kritisi Program MBG, Nilai Tidak Mendorong UMKM Karena Ada Kerugian Besar
Badan Gizi Nasional Nyatakan Serangga dan Ulat Bisa Jadi Sumber Protein di MBG
BGN Rekomendasikan Serangga sebagai Menu MBG, Dokter Spesialis Gizi Nilai Perlu Dikaji Ulang
Menu Serangga dan Ulat untuk MBG Jadi Kontroversi, Ahli Gizi Nilai Tidak Etis dan Dapat Merusak Selera Anak
Presiden Prabowo Lakukan Sidak Dapur MBG di Rawamangun, Apa Tujuannya?