INSIBERNEWS - Seorang wanita muda bernama Sri Pujianti (22), pegawai bank keliling, ditemukan tewas di rumah salah satu nasabahnya di Desa Sindangmulya, Cibarusah, Kabupaten Bekasi.
Pelaku berinisial S (44) tega menghabisi nyawa korban setelah merasa terpojok saat ditagih cicilan yang telah menunggak selama satu bulan.
Baca Juga: Kemenhub Soroti Kecelakaan Maut di Tol Ciawi, Dugaan Rem Blong Masih Diselidiki
Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (4/2) dan baru terungkap setelah keluarga serta warga sekitar curiga dengan hilangnya korban.
Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Onkoseno Grandiarso Sukahar, menjelaskan bahwa korban mendatangi rumah pelaku pada Senin (3/2) sekitar pukul 15.00 WIB untuk menagih pembayaran cicilan koperasi.
Pelaku yang tidak memiliki uang untuk membayar diduga emosi hingga nekat mencekik Sri dengan kerudung yang dikenakannya. Tidak berhenti di situ, pelaku memastikan korban tidak bernyawa dengan menjerat lehernya menggunakan kain.
Baca Juga: Tragis! Truk Muatan Galon Alami Rem Blong Di GT Ciawi Hingga Hantam Mobil Lain, 6 Orang Tewas
Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan menyeret jasadnya ke dalam rumah. Sepeda motor korban juga sengaja dibawa ke tempat penitipan kendaraan di dekat RS Medirosa agar warga tidak curiga.
Tidak cukup dengan itu, pelaku menyembunyikan jasad Sri di dalam kamar dengan cara menutupinya menggunakan springbed.
Baca Juga: GoTo Bantah Isu Merger dengan Grab: Hanya Spekulasi Belaka!
Kecurigaan mulai muncul ketika Sri tak kunjung pulang. Rekan-rekannya yang merasa khawatir mendatangi rumah pelaku sekitar pukul 18.00 WIB, namun pelaku berdalih bahwa korban sudah pergi.
Keluarga korban yang semakin resah akhirnya kembali ke rumah pelaku bersama warga dan ketua RT setempat pada tengah malam. Saat diinterogasi, pelaku tampak panik dan tiba-tiba melarikan diri, membuat warga semakin curiga.
Warga yang penasaran langsung masuk ke rumah pelaku dan melakukan pencarian. Betapa terkejutnya mereka ketika menemukan jasad Sri tersembunyi di dalam kamar.
Artikel Terkait
Antrean Panjang LPG 3 Kg di Tangerang Picu Kemarahan Warga, Minta Menteri ESDM Alias Bahlil Dicopot
Heboh! Warga Aceh Timur Temukan Kerangka Manusia di Kebun Kelapa
KPK Geledah Rumah Politikus NasDem Ahmad Ali, Kasus Apa?
Gara-gara Antri Gas LPG 3 Kg Seorang Warga Kelelahan hingga Tewas, Benarkah?
Buntut Larang Pengecer Jual Gas LPG 3 KG, Bahlil Lahadalia Kena Semprot Warga
Bahlil Lahadalia Minta Maaf atas Tragedi Warga Meninggal Diduga Karena Kelelahan Antre LPG
17 Instansi Tidak Kena Pemangkasan Anggaran yang Dilakukan Presiden Prabowo, Diantaranya DPR dan Polri
GoTo Bantah Isu Merger dengan Grab: Hanya Spekulasi Belaka!
Tragis! Truk Muatan Galon Alami Rem Blong Di GT Ciawi Hingga Hantam Mobil Lain, 6 Orang Tewas
Kemenhub Soroti Kecelakaan Maut di Tol Ciawi, Dugaan Rem Blong Masih Diselidiki