INSIBERNEWS - Kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang larang pengecer untuk jual gas LPG 3 kg menimbulkan masalah kelangkaan.
Masyarakat banyak yang mengeluh mengenai sulitnya mendapatkan gas LPG 3 kg.
Oleh karena itu Bahlil Lahadalia turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan penjualan gas LPG 3 kg.
Baca Juga: Heboh! Warga Aceh Timur Temukan Kerangka Manusia di Kebun Kelapa
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @medsos_rame (4/2/2025), Bahlil Lahadalia meninjau pasokan gas LPG 3 kg di Pangkalan Gas LPG Cibodas, Tangerang, Banten.
Peninjauan tersebut dilakukan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Selasa (4/2/2025).
Pada saat peninjauan, salah seorang warga menghampiri Bahlil Lahadalia dan memberikan kritik.
Baca Juga: Ledakan Bom Guncang Moskow, Pemimpin Separatis Ukraina Tewas dalam Serangan
Menurutnya pemerintah seharusnya memiliki cara untuk mengatasi masalah ini tetapi bukan dengan mengorbankan masyarakat.
Selain itu, ia juga menanyakan kepada Bahlil Lahadalia apa saja syarat yang diperlukan untuk bisa menjadi pangkalan gas LPG.
“Bapak punya alat untuk bertindak, bukan rakyat untuk dikorbankan, itu yang pertama,” ujar warga.
Baca Juga: Trump Ajak Ukraina Capai Kesepakatan Akses Logam Tanah Jarang Sebagai Syarat Dukungan AS
“Yang kedua, kalau kita disuruh jadi sub (pangkalan LPG) persyaratannya apa?” Lanjutnya.
Artikel Terkait
Sri Mulyani Ungkap Harga Gas LPG 3KG Harusnya 42 Ribu Per-Tabung
Menteri ESDM Larang Pengecer Jual Gas LPG, Sejumlah Daerah Mengalami Kelangkaan Gas Melon
Bahlil Lahadalia Jamin Subsidi Gas LPG Tidak Dibatasi dan Tidak Ada Kelangkaan
Beda Perintah Presiden Prabowo dengan Menteri ESDM Mengenai Izin Penjualan Gas LPG 3 Kg di Pedagang Eceran
Gara-gara Antri Gas LPG 3 Kg Seorang Warga Kelelahan hingga Tewas, Benarkah?