INSIBERNEWS - Menteri Kesehatan Budi Gunadi menginformasikan bahwa Kemenkes akan memberikan pelayanan cek kesehatan gratis.
Budi Gunadi mengklaim bahwa cek kesehatan kesehatan gratis merupakan program terbesar Kemenkes.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (3/2/2025), pada pemeriksaan awal kesehatan mental gratis, 10.000 puskesmas dan 15.000 klinik swasta telah disiapkan.
Baca Juga: Elon Musk Ancam Bubarkan USAID, Bongkar Dokumen Rahasia dan Bentuk Badan Baru
Puskesmas dan klinik swasta yang aka digunakan untuk pemeriksaan kesehatan mental gratis disediakan di seluruh Indonesia.
Masyarakat bisa mengakses fasilitas tersebut melalui aplikasi SATUSEHAT.
Melalui aplikasi SATUSEHAT, masyarakat bisa melakukan pendaftaran dan juga pemilihan jadwal skrining.
Baca Juga: Misteri Penyebab Meninggalnya Barbie Hsu, Ahli Ungkap Karena Pneumonia dan Influenza
Terdapat dua program cek kesehatan mental gratis yaitu untuk usia sekolah dan di luar usia sekolah.
Pengecekan kesehatan mental gratis yang disediakan oleh Kemenkes mengacu pada standar WHO.
Yaitu Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk usia 10-17 tahun.
Baca Juga: 1.394 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Honorer di Depan Gedung DPR
Kemudian adapun Self Reporting Questionnaire (SRQ) untuk usia 18 tahun ke atas.
Artikel Terkait
Virus HMPV Sudah Masuk Indonesia? Kemenkes Imbau Masyarakat Agar Tidak Panik, Begini Faktanya!
Apa Perbedaan Virus HMPV dengan Covid 19? Kemenkes Beri Penjelasan Begini
Kemenkes Ungkap Peningkatan Virus HMPV di China Hoax, Akui Telah Baca Data Valid
Kasus TB HIV Meningkat, Kemenkes Genjot Skrining dan Pengobatan untuk Eliminasi
Kabar Gembira! Kemenkes Akan Sediakan Cek Kesehatan Mental Gratis Mulai Februari