Kemenkes Ungkap Peningkatan Virus HMPV di China Hoax, Akui Telah Baca Data Valid

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Selasa, 7 Januari 2025 | 21:33 WIB
Pemerintah China konfirmasi bahwa tidak ada peningkatan virus HMPV di negara mereka (Unsplash)
Pemerintah China konfirmasi bahwa tidak ada peningkatan virus HMPV di negara mereka (Unsplash)

INSIBERNEWS - Di sosial media ramai beredar kabar mengenai muncul virus baru yaitu HMPV.

Tidak hanya itu saja, bahkan virus HMPV ini digadang-gadang mirip dengan Covid 19.

Ditambah lagi terdapat informasi bahwa virus HMPV bermula beredar dari China sama seperti Covid 19.

Baca Juga: Singgung Nama Prabowo, Menteri Agama Beberkan Cerita Soal Penurunan Biaya Haji 2025

Kemudian saat ini virus HMPV sedang mengalami peningkatan di China dan dikhawatirkan akan masuk ke Indonesia.

Namun Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sejumlah fakta berbeda mengenai HMPV.

Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (7/1/2025), Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pihaknya sudah melihat data yang valid.

Baca Juga: Pengalaman jadi Juri, Soimah dan Deddy Corbuzier Bagikan Alasan Juara Satu Pencarian Bakat di TV Tak Selalu Jadi yang Paling Populer

Dari data tersebut diketahui bahwa virus HMPV tidak mengalami kenaikan di China.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa kabar mengenai adanya peningkatan virus HMPV di China adalah hoax.

Informasi ini pun sudah dikonfirmasi oleh pemerintah China dan juga WHO.

Baca Juga: Versi Lokal? Yuk Intip 'Kembaran' Para Pemain Series Squid Game di Indonesia!

"Saya sudah lihat datanya, yang naik di China itu virusnya bukan HMPV tapi melainkan tipe H1N1 atau virus flu biasa. HMPV itu ranking nomor tiga di China dari sisi prevalensi, jadi itu tidak benar," papar Budi Gunadi Sadikin.

virus HMPV sendiri sudah ada sejak 2001, jadi bukan merupakan virus baru serta ancaman baru seperti Covid 19.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X