INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan pada Kamis, 30 Januari 2025, bahwa Mesir dan Yordania akan menerima warga Palestina yang mengungsi dari Jalur Gaza, meskipun kedua negara tersebut sebelumnya menyatakan penolakan terhadap rencananya untuk memindahkan warga Palestina.
Baca Juga: Tragis! Suami Jadi Tersangka Pembunuhan, Ayuni Ditemukan Tewas Terkubur Dalam Drum di Aceh
Pernyataan Trump ini mengundang kontroversi, mengingat sebelumnya kedua pemimpin negara tersebut, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Raja Yordania Abdullah II, secara tegas menentang pemindahan paksa penduduk Gaza akibat konflik yang terus berlangsung antara Hamas dan Israel.
Trump mengungkapkan keyakinannya bahwa kedua negara tersebut akan menerima warga Gaza meski menolak rencananya, dengan menyatakan
"Mereka akan melakukannya. Kami melakukan banyak hal untuk mereka, dan mereka akan melakukannya," sebagaimana dilaporkan oleh France24, Jumat, 31 Januari 2025.
Pernyataan ini dikeluarkan setelah keputusan gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada 19 Januari yang lalu.
Sebagai bagian dari rencana yang kontroversial, Trump telah mengusulkan pemindahan warga Gaza ke negara-negara tetangga seperti Mesir dan Yordania untuk mengurangi ketegangan yang terjadi di wilayah tersebut.
Meskipun begitu, baik Mesir maupun Yordania menegaskan bahwa mereka tidak akan menerima pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza, dengan alasan bahwa langkah tersebut tidak akan menyelesaikan akar masalah yang lebih dalam terkait dengan konflik Israel-Palestina.
Baca Juga: Pemerintah Bakal Batasi Impor Singkong dan Tapioka untuk Lindungi Petani Lokal
Konflik di Gaza semakin memperburuk ketegangan di kawasan Timur Tengah, dan banyak pihak mengkhawatirkan dampak kemanusiaan yang akan ditimbulkan oleh rencana pemindahan warga yang dipaksakan.
Mesir dan Yordania, sebagai negara tetangga yang memiliki peran strategis di kawasan ini, tetap berkomitmen untuk mencari solusi damai yang lebih menyeluruh tanpa mengabaikan hak-hak rakyat Palestina.
Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Harga Gas LPG 3KG Harusnya 42 Ribu Per-Tabung
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
Tragedi Kecelakaan Mobil Dinas Sosial di Tol Jombang, Dua Korban Tewas
Raffi Ahmad Lapor Kekayaannya ke LHKPN, Totalnya Capai RP1 Triliun
Buntut Gencatan Senjata: Hamas Lepaskan 8 Sandera, Israel Bebaskan 110 Tahanan Palestina
Polisi Amankan Pelaku Penculikan dan Perampokan WNA Ukraina di Bali
Sri Mulyani Ungkap Harga Gas LPG 3KG Harusnya 42 Ribu Per-Tabung
Pemerintah Bakal Batasi Impor Singkong dan Tapioka untuk Lindungi Petani Lokal
Update Tabrakan Helikopter Black Hawks dan Pesawat Amerikan Airlines, Donald Trump: Tidak Ada yang Selamat
Ketegangan di Gaza: Hamas Bebaskan Sandera, Israel Mulai Lepaskan Tahanan Palestina, Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Tragis! Suami Jadi Tersangka Pembunuhan, Ayuni Ditemukan Tewas Terkubur Dalam Drum di Aceh