Buntut Gencatan Senjata: Hamas Lepaskan 8 Sandera, Israel Bebaskan 110 Tahanan Palestina

Photo Author
- Jumat, 31 Januari 2025 | 13:51 WIB
Hamas Kembali Membebaskan Sandera  (Foto : REUTERS/Dawoud Abu Alkas)
Hamas Kembali Membebaskan Sandera (Foto : REUTERS/Dawoud Abu Alkas)

INSIBERNEWS - Pada Kamis, 30 Januari 2025, Hamas kembali melaksanakan kesepakatan gencatan senjata dengan Israel dengan membebaskan delapan sandera.

Sandera-sandera ini terdiri dari tiga warga negara Israel dan lima pekerja asal Thailand. Proses pembebasan dimulai dengan penyerahan kepada Palang Merah sebelum akhirnya diserahkan ke pasukan Israel dan dipulangkan ke Israel.

Baca Juga: Raffi Ahmad Lapor Kekayaannya ke LHKPN, Totalnya Capai RP1 Triliun

Pembebasan ini merupakan bagian dari kesepakatan yang lebih luas yang mencakup pembebasan 110 tahanan Palestina dari penjara Israel.

Di antara yang dibebaskan, ada seorang tentara Israel bernama Agam Berger (20), yang menjadi orang pertama yang dilepas pada hari itu. Berger dibebaskan di Jabalia, Gaza Utara, dan diterima oleh Palang Merah setelah melalui pengawalan ketat oleh anggota Hamas.

Baca Juga: Tragedi Kecelakaan Mobil Dinas Sosial di Tol Jombang, Dua Korban Tewas

Para saksi menyebutkan suasana penuh haru dengan banyak kerumunan yang menyaksikan momen tersebut. Selain Agam, dua warga sipil Israel, Arbel Yehud (29) dan Gadi Moses (80), juga dibebaskan.

Pekerja Thailand yang turut dilepaskan adalah Pongsak Thaenna, Sathian Suwannakham, Watchara Sriaoun, Bannawat Seathao, dan Surasak Lamnao.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Hanya Menang Sekali, Begini Respon Jens Raven

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengecam adegan pembebasan ini sebagai bukti kekejaman Hamas. Menurutnya, pembebasan tersebut adalah gambaran dari kekejaman yang dilakukan oleh organisasi tersebut.

Namun, meskipun ada kecaman, proses pembebasan sandera ini dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang tercapai di tengah gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Baca Juga: KPK Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina

Selain pembebasan sandera, Israel juga melanjutkan proses pembebasan tahanan Palestina. Sebelumnya, sebanyak 290 tahanan Palestina, yang terdiri dari mereka yang dijatuhi hukuman penjara panjang akibat keterlibatan dalam serangan maupun remaja yang ditahan tanpa dakwaan, juga dibebaskan.

Mereka sebagian besar kembali ke wilayah Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza, sementara sebagian lainnya diasingkan ke Mesir, dengan lebih dari 70 orang dipindahkan ke negara tersebut karena tuduhan pelanggaran serius.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X