INSIBERNEWS - Pasar saham global mengalami gejolak besar pada Senin, 27 Januari, setelah para investor melepas saham-saham teknologi terkemuka.
Hal ini dipicu oleh kekhawatiran bahwa kemunculan model kecerdasan buatan (AI) berbiaya rendah dari China, DeepSeek, dapat mengancam dominasi perusahaan-perusahaan besar seperti Nvidia.
Akibatnya, Nvidia mencatatkan rekor kerugian nilai pasar sebesar $593 miliar dalam satu hari—terbesar dalam sejarah Wall Street.
DeepSeek: Sang Pengganggu Pasar AI
DeepSeek, perusahaan rintisan asal Hangzhou, China, meluncurkan asisten AI yang efisien dan murah, menantang model AI canggih dari perusahaan seperti OpenAI. Dalam waktu singkat, aplikasi DeepSeek telah melampaui ChatGPT dalam jumlah unduhan di App Store milik Apple.
Asisten AI mereka, seperti DeepSeek-V3 dan DeepSeek-R1, mengklaim mampu bekerja dengan biaya 20 hingga 50 kali lebih rendah dibandingkan pesaingnya.
DeepSeek-V3 dilatih menggunakan chip Nvidia H800 berkapasitas rendah dengan biaya kurang dari $6 juta. Keunggulan efisiensi ini menjadi ancaman langsung bagi permintaan chip kelas atas yang diproduksi oleh perusahaan seperti Nvidia dan Broadcom.
Dampak Besar di Pasar Saham
Penurunan drastis di sektor teknologi menggerakkan Nasdaq, yang didominasi saham teknologi, untuk anjlok 3,1% pada hari yang sama. Saham Nvidia merosot hampir 17%, diikuti oleh Broadcom (turun 17,4%), Microsoft (turun 2,1%), dan Alphabet (turun 4,2%). Philadelphia Semiconductor Index juga mencatat penurunan terbesar sejak Maret 2020, anjlok 9,2%.
Tidak hanya di AS, aksi jual saham teknologi meluas ke Asia dan Eropa. SoftBank Group di Jepang turun 8,3%, sementara raksasa semikonduktor ASML di Eropa kehilangan 7% nilainya.
Apa Kata Para Ahli?
Brian Jacobsen, kepala ekonom di Annex Wealth Management, menggambarkan kemunculan DeepSeek sebagai ancaman besar bagi narasi AI yang selama ini mendukung pertumbuhan pasar teknologi. Jika model AI hemat biaya seperti ini terus berkembang, permintaan untuk chip canggih, pusat data besar, dan infrastruktur pendukung lainnya dapat menurun drastis.
Namun, beberapa investor melihat peluang di balik penurunan ini. Daniel Morgan, manajer portofolio senior di Synovus Trust Company, menyebut aksi jual tersebut sebagai reaksi berlebihan. Menurutnya, fokus utama Nvidia dan Broadcom tetap pada penyediaan chip untuk pusat data, yang merupakan pasar dengan potensi besar dalam jangka panjang.
Efek Domino di Sektor Energi
Selain teknologi, saham perusahaan energi juga terkena dampaknya. Saham Vista turun 28,3%, Constellation Energy anjlok 20,8%, dan NRG Energy kehilangan 13,2%. Investor khawatir bahwa permintaan listrik besar-besaran dari pusat data AI akan menurun jika model hemat energi seperti DeepSeek terus berkembang.
Momen Sputnik Baru dalam AI
Marc Andreessen, kapitalis ventura terkenal, menyebut DeepSeek-R1 sebagai “Momen Sputnik” dalam perkembangan AI. Ia membandingkannya dengan peluncuran satelit Uni Soviet pada 1957, yang memulai perlombaan luar angkasa. “Ini adalah salah satu terobosan paling mengesankan yang pernah saya lihat,” ujarnya.
Artikel Terkait
Mengenal Istilah Crypto Dasar-Dasar yang Perlu Anda Pahami: Edisi Investasi Bitcoin
Strategi Investasi Bitcoin untuk Pemula dan Professional: Edisi Investasi Crypto
Koin Terkenal Selain Bitcoin yang Memiliki Potensi Besar: Edisi Investasi Crypto
Rusia Batasi Penambangan Crypto: Konsumsi Energi Tinggi Jadi Alasan Utama
3 Game Airdrop Penghasil Uang di Telegram Paling Seru untuk Awal Tahun Ini: Main dan Dapatkan Crypto Gratis!
Prediksi Kripto 2025: AI Ungkap Harga Crypto Bitcoin, Ethereum, dan Solana Tembus Angka Fantastis! Bisa Tembus $350 Ribu!
10x Research Prediksi Bitcoin Bisa Tembus $160.000 di Akhir 2025, Tapi Ada Risiko Besar dari Keputusan Federal Reserve di Januari Ini! Edisi Crypto
Cara Mudah Daftar Akun Tokocrypto Lewat Aplikasi Handphone: Panduan Lengkap - Bitcoin dan Crypto!
Panduan Lengkap Cara Verifikasi KYC di Tokocrypto: Aman dan Cepat Tanpa Ribet - Bitcoin dan Crypto
Panduan Lengkap: Cara Mudah Daftar Tokocrypto di Website, Laptop Ataupun Windows Dengan Mudah - Bitcoin dan Crypto