Apple Ragu Investasi di Indonesia: Kualitas SDM dan Regulasi Jadi Batu Sandungan

Photo Author
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 08:35 WIB
Apple Company (Foto : Investopedia)
Apple Company (Foto : Investopedia)

INSIBERNEWS - Negosiasi investasi Apple di Indonesia tampaknya masih menemui jalan buntu. Meskipun tim dari raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini sudah datang langsung untuk berdialog dengan pemerintah, belum ada kesepakatan konkret yang menandakan Apple siap membangun pabrik di tanah air.

Baca Juga: 8 Inspirasi Ruang Tamu Minimalis Terbuka yang Cocok untuk Semua Gaya Rumah! Tampil Modern dan Elegan

Dyah Ayu Febriani, Peneliti Ekonomi Digital dari Celios, mengungkapkan bahwa salah satu kendala terbesar adalah kurangnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal.

Menurutnya, Human Capital Index (HCI) Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 18 Januari 2025: Libra Beruntung, Scorpio Harus Waspada, Sagittarius Perlu Menenangkan Diri

Hal ini membuat Apple berpikir ulang untuk mengucurkan investasi besar di sektor teknologi di Indonesia.

"Selain regulasi, pemerintah juga harus serius memperhatikan pemberdayaan SDM melalui insentif fiskal dan non-fiskal," ujar Dyah, Minggu (12/1/2025).

Baca Juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Hari Ini, Sabtu 18 Januari 2025: Perubahan, Kepercayaan, dan Kreativitas!

Dyah juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi kemajuan teknologi. Ia menyarankan agar pemerintah tak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga menyediakan pelatihan teknologi tingkat lanjut.

"Kita perlu memperlengkapi masyarakat dengan pelatihan teknologi mutakhir yang relevan dengan standar Apple, sehingga SDM kita siap menghadapi tantangan industri global," tambahnya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus, dan Gemini Hari Ini, Sabtu, 18 Januari 2025

Ketua Umum Indonesian Digital Empowerment Community (IDEC), M. Tesar Sandikapura, sependapat bahwa kompetensi SDM Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang besar.

Ia menyebut bahwa teknologi super canggih yang dibawa Apple membutuhkan tenaga kerja dengan skill mumpuni yang saat ini masih sulit ditemukan di Indonesia.

Baca Juga: Istana Minta Badan Gizi Nasional Lakukan Evaluasi Menu MBG Akibat Ada 40 Siswa di SDN Sukoharjo Keracunan

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X