Negara Terima Rp10,88 Triliun dari BRI melalui Pembayaran Dividen Interim Sebesar Rp20,33 Triliun

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 17 Januari 2025 | 08:46 WIB
BRI Setor Rp10,88 Triliun Ke Negara melalui Pembayaran Dividen Interim Rp20,33 Triliun (Dok. BRI )
BRI Setor Rp10,88 Triliun Ke Negara melalui Pembayaran Dividen Interim Rp20,33 Triliun (Dok. BRI )

INSIBERNEWS, Jakarta - Berkontribusi nyata, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) menunjukkan komitmennya kepada penerimaan negara dengan menyetor dividen interim sebesar Rp10,88 triliun.

Jumlah tersebut setara dengan Rp135 per lembar saham, dan merupakan bagian dari total pembayaran dividen interim BRI sebesar Rp20,33 triliun, yang telah dibayarkan pada Rabu, 15 Januari 2025.

Menurut struktur kepemilikan saham, negara menguasai 53,51% atau setara 80,61 miliar saham BRI, sementara 46,49% sisanya atau 70,04 miliar saham dimiliki publik.

Baca Juga: Percantik Halaman Depan Rumah dengan 5 Model Kanopi Minimalis Kekinian

Sehingga negara memperoleh Rp10,88 triliun, dari total dividen tersebut dan pemegang saham publik menerima Rp9,45 triliun.

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BRI memiliki kewajiban menyetorkan dividen kepada negara melalui pembayaran dividen.

Sunarso juga menegaskan bahwa laba yang dihasilkan perseroan tidak hanya menjadi hak pemegang saham, tetapi juga memainkan peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan nasional.

Baca Juga: Patah Hati? Ini 7 Cara Move On yang Ampuh untuk Bangkit Lagi dan Jalani Hidup Lebih Bahagia!

Direktur Utama BRI, Sunarso (Dok. BRI )

“Melalui pembayaran dividen, mayoritas laba BRI kembali ke negara dan dimanfaatkan untuk berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ini adalah bentuk nyata dari kontribusi kami terhadap negara," jelas Sunarso.

Seperti yang diketahui, pembagian dividen interim 2024 oleh BRI didasarkan pada kinerja keuangan per 30 September 2024, dimana BRI secara konsolidasian berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp45,36 triliun.

Direktur Utama BRI itu juga menjelaskan bahwa pembagian dividen interim mencerminkan keberhasilan BRI dalam menjaga kinerja keuangan yang solid, didukung oleh modal dan likuiditas yang memadai.

Baca Juga: Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Malut United di BRI Liga 1 2024-2025, Lengkap dengan Head to Head Pertemuan

Per September 2024, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) BRI tercatat sebesar 26,76%, sementara Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di level yang memadai sebesar 89,18%.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X