INSIBERNEWS - Kasus penembakan bos rental mobil oleh anggota TNI di rest area Merak-Tangerang masih terus diselidiki.
Saat ini pihak TNI AL telah melakukan konferensi pers terkait modus anggotanya yang melakukan penembakan bos rental mobil beringas IAR.
Dalam konferensi pers, Panglima Komando Armada TNI AL, Laksdya Deni Hendrawan menyampaikan sejumlah keterangan mengenai kasus penembakan bos rental mobil.
Baca Juga: Unggahan Park Gyu Young Picu Kontroversi, Diduga Bocorkan Elemen Penting Squid Game 3
Salah satu yang disampaikan oleh Laksdya Deni Hendrawan adalah modus penembakan.
Menurut keterangannya, anggota TNI AL yang melakukan penembakan pada bos rental mobil karena dirinya dikeroyok oleh 15 orang.
Aksi penembakan terjadi dinilai sebagai pembelaan diri dari pengeroyokan.
Baca Juga: Anak Sering Dicancel Ojol, Dewi Yull: Saya Merasa Tersinggung Sekali!
Di sisi lain anak dari IAR, Rizki Agam membantah pernyataan dari TNI tersebut.
Rizky Agam mengaku bahwa pihaknya tidak melakukan tindak pengeroyokan.
Justru Rizki dan ayahnya menyarankan persuasif untuk menyelesaikan masalah sewa mobil.
Baca Juga: Syahrini Ajak Baby R Pulang Kampung ke Jepang, Gaya Mewah Curi Perhatian
Dengan beredarnya pernyataan TNI yang menyampaikan bahwa anggotanya terdesak sehingga melakukan penembakan, Rizki merasa geram.
Artikel Terkait
2 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati
Anggota TNI Diduga Terlibat Penembakan Bos Rental Mobil, Panglima Janji Tindak Tegas
3 Anggota Polisi yang Abaikan Laporan Bos Rental Mobil yang Kena Tembak Kini Diberi Sanksi Demosi
Pihak TNI AL Ungkap Modus Anggotanya Tembak Bos Rental Mobil hingga Tewas
TNI Klaim Adanya Pengeroyokan pada Kasus Penembakan di Rest Area, Anak Bos Rental Mobil Bantah!