Data tersebut diambil dari tahun 2015 hingga tahun 2023, dan hanya sekitar 20% kerugian yang kembali ke negara.
"Selama 10 tahun pemerintahan presiden Jokowi, presiden sendiri itu kerap kali diduga menggunakan hukum untuk melegimitasi hasrat kekuasaannya," ungkap Diky Anandya.
"Kenapa kemudian ICW bisa bilang bahwa hasil rilis dari OCCRP itu punya alasan dan juga dasar yang cukup kuat menempatkan Jokowi sebagai salah seorang finalis pimpinan terkorup di dunia," tambahnya.***
Artikel Terkait
Bahlil Lahadalia Bela Jokowi Soal Tuduhan Perpanjangan Masa Jabatan 3 Periode
Waduh! Jokowi Masuk Dalam Finalis Tokoh Dunia Terkorup 2024 Versi OCCRP
Dinobatkan Menjadi Salah Satu Tokoh Dunia Terkorup Menurut OCCRP, Begini Tanggapan Jokowi!
MK Hapus Presidential Threshold, Jokowi Minta Publik Hormati Keputusan
Berani Nominasikan Jokowi Jadi Salah Satu Tokoh Dunia Terkorup, Bagaimana Kreditabilitas OCCRP?