INSIBERNEWS - Kabar mengenai Presiden Indonesia ke-7 yaitu Jokowi yang dinobatkan menjadi salah satu tokoh dunia terkorup dinilai cukup menghebohkan.
Nominasi salah satu tokoh terkorup 2024 untuk Jokowi dilakukan oleh OCCRP.
Kemudian nominasi tersebut memunculkan pertanyaan alasan apa yang menyebabkan Jokowi dinobatkan menjadi salah satu tokoh terkorup oleh OCCRP.
Baca Juga: Siapa Chul Su? Boneka Baru di Squid Game 3 yang Disebut Jadi Pacar Boneka Young-Hee
OCCRP telah mengumumkan penghargaan Person of The Year pada akhir tahun 2024 ini.
Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh dunia yang dinilai paling banyak melakukan kerusakan karena kejahatan yang terorganisasi dan korupsi.
OCCRP menetapkan Presiden Suriah Bashar Al Assad sebagai pemenang Person of the Year 2024 in Organized Crime and Corruption.
Baca Juga: Polres Batu Ungkap Kasus Jual Beli Bayi, 6 Tersangka Ditangkap
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (3/1/2025), peneliti ICW Diky Anandya mengungkapkan bahwa mengubah regulasi untuk keuntungan kelompok tertentu juga termasuk tindak korupsi.
"Kalau kita bicara soal definisi korupsi secara internasional, dia tidak hanya berhenti hanya pada tindakan hukum saja," ujar Diky Anandya.
"Dalam kategori grand corruption, atau salah satu turunannya itu soal state capture corruption, mengubah regulasi untuk menguntungkan sekelompok orang," lanjutnya.
Baca Juga: MK Hapus Presidential Threshold, Jokowi Minta Publik Hormati Keputusan
Menurut pandangan dari peneliti ICW, selama 10 tahun kepemimpinan Jokowi di Indonesia, iya kerap kali melakukan perubahan regulasi demi keuntungan pribadi.
Dalam catatan ICW sendiri, total kerugian keuangan negara selama masa pemerintahan Jokowi mencapai Rp297,3 triliun.
Artikel Terkait
Bahlil Lahadalia Bela Jokowi Soal Tuduhan Perpanjangan Masa Jabatan 3 Periode
Waduh! Jokowi Masuk Dalam Finalis Tokoh Dunia Terkorup 2024 Versi OCCRP
Dinobatkan Menjadi Salah Satu Tokoh Dunia Terkorup Menurut OCCRP, Begini Tanggapan Jokowi!
MK Hapus Presidential Threshold, Jokowi Minta Publik Hormati Keputusan
Berani Nominasikan Jokowi Jadi Salah Satu Tokoh Dunia Terkorup, Bagaimana Kreditabilitas OCCRP?