INSIBERNEWS - Seorang remaja berusia 15 tahun, yang diketahui berinisial NH, ditemukan tewas mengenaskan di sebuah kebun buah naga di Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, pada Senin (30/12/2024).
Kondisi jenazahnya sangat mengerikan, dengan wajah yang sulit dikenali akibat luka-luka yang parah. Kasus ini diduga merupakan tindak penganiayaan yang berujung pada pembunuhan.
Baca Juga: Program Selasa Bersih, Muspika di Purwakarta Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Cikadu
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, mengungkapkan bahwa peristiwa tragis ini pertama kali diketahui setelah seorang remaja berinisial RSM (16) melapor ke Polsek Tegaldlimo.
RSM mengungkapkan bahwa pada Sabtu (28/12/2024), ia dan enam temannya yang berusia antara 15 hingga 16 tahun berkumpul bersama.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Pastikan Biaya Melahirkan Normal Masih Ditanggung, Ini Syaratnya
Dalam pertemuan tersebut, mereka mengonsumsi minuman keras, dan salah satu dari mereka, NH, diduga mengalami pemukulan yang menyebabkan pingsan. RSM menceritakan bahwa ketika ia kembali ke rumah pada Minggu pagi, NH sudah ditemukan meninggal dunia.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tidak Akan Impor Beras, Jagung, Gula, dan Garam di 2025
Rama menjelaskan, berdasarkan keterangan dari RSM, salah satu pelaku utama dalam kejadian tersebut kemudian memerintahkan dua temannya untuk membuang jenazah NH.
Lokasi pembuangan mayat tersebut terletak sekitar satu kilometer dari tempat kejadian kekerasan.
Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh polisi yang bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan dan mengamankan lokasi tersebut.
Baca Juga: Sekjen PBB: 2025 Harus Jadi Awal Baru untuk Dunia yang Bersatu
Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki lebih lanjut kasus ini untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik tindakan kekerasan tersebut.
Polisi juga tengah menggali keterangan dari rekan-rekan korban yang terlibat dalam pertemuan tersebut untuk memastikan peran masing-masing dalam kejadian tragis ini.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Sindir Vonis Ringan Terdakwa Korupsi Rp300 Triliun: Jangan-jangan Di Penjara Pake AC
PDIP Minta KPK Fokus Tangani Kasus Besar Yang Mandek, Respons Dugaan Skandal Korupsi
Sekjen PBB: 2025 Harus Jadi Awal Baru untuk Dunia yang Bersatu
Identifikasi Jenazah Kecelakaan Pesawat Jeju Air Hampir Rampung, 174 Korban Teridentifikasi
Semarak Jakarta Mendunia: Sambut Tahun Baru 2025, Ini Daftar Titik yang Terkena Penutupan Jalan!
Kemenperin Ungkap Komunikasi dengan Apple Terkait Investasi Masih Lewat WhatsApp, Belum Ada Pembahasan Formal
Bahlil Lahadalia Bela Jokowi Soal Tuduhan Perpanjangan Masa Jabatan 3 Periode
Pemerintah Pastikan Tidak Akan Impor Beras, Jagung, Gula, dan Garam di 2025
BPJS Kesehatan Pastikan Biaya Melahirkan Normal Masih Ditanggung, Ini Syaratnya
Program Selasa Bersih, Muspika di Purwakarta Gelar Aksi Bersih-bersih Situ Cikadu