Mantan Presiden AS Jimmy Carter Tutup Usia di 100 Tahun, Sang Pejuang Perdamaian Dunia Berpulang

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 30 Desember 2024 | 14:15 WIB
Mantan Presiden AS Jimmy Carter Tutup Usia di 100 Tahun (Foto : BBC)
Mantan Presiden AS Jimmy Carter Tutup Usia di 100 Tahun (Foto : BBC)

INSIBERNEWS - Mantan Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter, meninggal dunia pada Minggu (29/12/2024) di kediamannya di Plains, Georgia.

Peraih Hadiah Nobel Perdamaian itu wafat di usia 100 tahun, meninggalkan warisan besar dalam sejarah politik dan kemanusiaan dunia.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Siapkan Penyekatan Konvoi di Malam Tahun Baru, Warga Bekasi Diimbau Jangan Ke Jakarta

Jimmy Carter, yang berasal dari Partai Demokrat, menjabat sebagai Presiden AS dari Januari 1977 hingga Januari 1981. Ia memenangkan Pilpres 1976 dengan mengalahkan Gerald Ford, petahana dari Partai Republik.

Namun, masa jabatan Carter hanya berlangsung empat tahun setelah ia mengalami kekalahan telak dari Ronald Reagan dalam pemilihan presiden berikutnya pada 1980.

Baca Juga: Selain Pesawat Jeju Air, Air Canada Juga Alami Kecelakaan Saat Mendarat di Bandara, Mesin Terbakar

Dalam pengumumannya, Chip Carter, putra mendiang, menyampaikan rasa bangganya atas kehidupan yang telah dijalani sang ayah.

"Ayah saya adalah pahlawan, tidak hanya bagi saya, tetapi juga bagi semua orang yang percaya pada perdamaian, hak asasi manusia, dan cinta tanpa pamrih," ucapnya penuh haru, seperti dilansir dari Reuters pada Senin (30/12/2024).

Baca Juga: Kenaikan PPN 12 Persen di Pasar Modal: BEI Siap Terapkan Mulai 2 Januari 2025

Semasa hidupnya, Carter dikenal karena perannya yang signifikan dalam menengahi perdamaian antara Israel dan Mesir melalui Perjanjian Camp David.

Selain itu, ia juga berjuang melawan sejumlah tantangan berat, seperti krisis ekonomi domestik dan penyanderaan Iran.

Meski masa kepresidenannya tidak bebas dari kritik, dedikasi Carter terhadap diplomasi dan hak asasi manusia menjadikannya sosok yang dihormati hingga akhir hayatnya.

Baca Juga: WHO Kutuk Serangan Israel yang Hancurkan Rumah Sakit di Gaza, Sebut Upaya Menyelamatkan Sistem Kesehatan Gaza Gagal

Setelah meninggalkan Gedung Putih, Carter terus aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan mendirikan Carter Center, organisasi nirlaba yang mempromosikan demokrasi, kesehatan global, dan penyelesaian konflik.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X