Mahasiswa Gelar Aksi Tolak Kenaikan PPN 12 Persen di Jakarta

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 27 Desember 2024 | 08:05 WIB
Ilustrasi Tolak Kenaikan Tarif PPN Jadi 12 Persen Pada 2025, Sebut Bebani Masyarakat Kecil (Photo : x/@barengwarga)
Ilustrasi Tolak Kenaikan Tarif PPN Jadi 12 Persen Pada 2025, Sebut Bebani Masyarakat Kecil (Photo : x/@barengwarga)

INSIBERNEWS - Pada Kamis (26/12/2024), sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia Kerakyatan menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta.

Mereka menentang keputusan pemerintah yang akan menerapkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen, yang dijadwalkan berlaku mulai 1 Januari 2025.

Baca Juga: Beras Premium Bebas Pajak 12 Persen, Ini Penjelasan Lengkap Kepala Bapanas

Dalam orasinya, para mahasiswa menyuarakan kekhawatiran terkait dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut, yang mereka nilai tidak berpihak pada masyarakat berpendapatan rendah.

Baca Juga: PPN Naik Jadi 12 Persen, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Bantuan Sosial Khusus

Mahasiswa menilai bahwa kenaikan PPN menjadi 12 persen tidak sebanding dengan tingkat pendapatan masyarakat yang relatif rendah dan jumlah lapangan pekerjaan yang terbatas.

Pemberlakuan pajak yang lebih tinggi ini berpotensi memperburuk daya beli masyarakat, yang dalam kondisi ekonomi saat ini, sudah cukup terbebani oleh biaya hidup yang terus meningkat.

Baca Juga: Polemik PPN 12 Persen: PDIP Minta Pengkajian Ulang, Tidak Ingin Ada Persoalan Baru

"Kenaikan PPN ini justru akan menambah beban bagi rakyat, terutama yang berpenghasilan rendah," ungkap salah satu peserta aksi.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan bahwa tarif PPN akan dinaikkan mulai 1 Januari 2025 sebagai bagian dari reformasi perpajakan yang lebih luas.

Baca Juga: Awalnya Usulkan Kini Minta Tunda PPN 12 Persen, Waka Banggar DPR Nilai PDIP Sudutkan Pemerintah Prabowo

Meskipun pemerintah beralasan bahwa kenaikan ini untuk meningkatkan penerimaan negara, banyak pihak yang merasa kebijakan ini akan semakin menyulitkan masyarakat.

Penolakan terhadap kebijakan ini tidak hanya terjadi dalam aksi unjuk rasa, tetapi juga berlanjut dengan berbagai petisi yang disebarkan di platform change.org.

Baca Juga: Anggota DPR Gerindra Sindir PDIP soal Drama Kenaikan PPN 12 Persen

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X