"Hampir seluruh gerak-gerik dan dinamika yang berlangsung pada partai-partai politik itu adalah pantulan dari pengaruh yang ia miliki," terang Fachry Ali.
Fachry Ali juga menegaskan penilaiannya terhadap Jokowi itu sebagai sosok yang pengaruhnya melebihi partai-partai politik di Indonesia.
Baca Juga: Sah Atau Tidak, Menjalankan Ibadah Shalat Namun Terlanjur Mentato Tubuh? Simak Penjelasannya!
"Jokowi ini justru kekuasaannya atau pengaruhnya itu melebihi partai-partai politik," tegasnya.
Ayah dari Wapres Gibran ini bergabung dengan PDIP pada tahun 2004 silam. Kala itu, Jokowi menduduki posisi sebagai salah satu pengurus DPC PDIP Solo.
Kemudian, dengan dukungan PDIP, Jokowi sempat menduduki jabatan sebagai Walikota Surakarta (2005-2012), dan Gubernur DKI Jakarta pada (2012-2014).
Baca Juga: Kapan Persis Solo vs PSBS Biak? Ini Link Streaming BRI Liga 1 2024-2025
Berlanjut pada tahun 2014-2024, Jokowi menjadi seorang kader andalan PDIP yang diproyeksikan untuk menjadi kepala negara RI, hingga memenangkan dua kali ajang Pilpres (2014 dan 2019).***
Artikel Terkait
Tragis! Satu Keluarga di Cirendeu Tewas, Polisi Dalami Dugaan Pinjol Sebagai Pemicu
Gegara Dukung Protes Pemakzulan Presiden Yoon Seok Yeol, IU dan SNSD Diboikot Pria Korsel
Isa Zega Buka Suara Soal Tuduhan Penistaan Agama: Saya Perempuan, Bukan Transgender
Sinergitas TNI-Polri Kecamatan Cibatu, Bersama Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban
Peduli lingkungan, Satpolairud Polres Purwakarta Gelar Giat Bersih-Bersih Waduk Jatiluhur
Edukasi Satlantas Polres Karawang Bripka Syarif Hidayat Melaksanakan Sosialisasi Safety Riding
Dimulai Tahun Depan, Sri Mulyani Sebut Rumah Sakit hingga Sekolah Berikut Ini Bakal Kena PPN 12 Persen
Anggota DPR Sebut PPN 12 persen Buat Warga Ekonomi Menengah Merana, Sri Mulyani Yakin Pemerintah Bisa Bersikap Adil
Berikan Pesan untuk Pimpinan KPK yang Baru, Prabowo: Korupsi Diberantas dengan Tegas!
Polres Purwakarta Kawal Aksi Konvoi Keliling Orasi SPSI Purwakarta, Ini Tuntutan Utama Buruh