Sah Atau Tidak, Menjalankan Ibadah Shalat Namun Terlanjur Mentato Tubuh? Simak Penjelasannya!

Photo Author
- Senin, 16 Desember 2024 | 14:55 WIB
Ilustrasi  (Foto : Moeslim choice)
Ilustrasi (Foto : Moeslim choice)

INSIBERNEWS - Banyak yang bertanya-tanya apakah seseorang yang memiliki tato masih sah untuk melaksanakan ibadah shalat.

Dalam Islam, syarat sah shalat antara lain adalah tubuh dalam keadaan suci dan bersih dari najis.

Tato sendiri, meskipun tidak dianggap najis dalam ajaran Islam, dapat menimbulkan keraguan bagi sebagian umat Muslim terkait dengan kesucian tubuh saat menjalankan ibadah.

Baca Juga: Masjid IKN Bakal Jadi Masjid Negara, Gantikan Istiqlal

Beberapa ulama menganggap tato sebagai sesuatu yang merusak kesucian fisik karena proses pembuatannya yang melibatkan luka pada kulit.

Namun, menurut mayoritas ulama, adanya tato pada tubuh tidak serta-merta membatalkan atau membuat shalat tidak sah. Tato tidak menjadikan tubuh najis, sehingga tidak mempengaruhi sah atau tidaknya ibadah shalat selama tubuh dalam keadaan bersih.

Baca Juga: Kebaya Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda, Peningkatan Kesadaran Global tentang Pelestarian Budaya

Artinya, seseorang yang sudah ditato tetap bisa melaksanakan shalat dengan sah asalkan mereka sudah memastikan tidak ada najis pada tubuh atau pakaian yang dikenakan saat beribadah.

Perbedaan pendapat juga ada di kalangan ulama terkait pandangan tato dalam Islam. Beberapa ulama menganggap tato sebagai pelanggaran terhadap ajaran agama, karena itu dianggap merubah ciptaan Allah.

Namun, dalam konteks ibadah, hal ini lebih kepada niat dan kondisi tubuh yang harus tetap suci dari najis. Sehingga, selama seseorang menjaga kebersihan dan mematuhi syarat-syarat shalat lainnya, tato tidak menjadi penghalang.

Baca Juga: Reog Ponorogo Resmi Diakui UNESCO, Warisan Budaya Nusantara Mendunia

Selain itu, tato yang sudah ada sebelumnya dan tidak dapat diubah bukanlah alasan untuk tidak melaksanakan shalat. Yang lebih penting adalah bagaimana seseorang menjaga ketakwaan dan kesuciannya dalam beribadah.

Seseorang yang bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah, meskipun memiliki tato, tetap diharapkan untuk menjalankan ibadah shalat secara rutin dan dengan penuh khusyuk.

Baca Juga: Jalani Puasa Senin dan Kamis, Bolehkah Hanya Dilakukan di Salah Satu Hari itu?

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X