INSIBERNEWS, Purwakarta - Banyak cara untuk teknik belajar yang menyenangkan di alam terbuka seperti yang di jalankan pelajar yang satu ini.
Sebanyak 139 siswa dan 14 pembimbing, bersama Kepala Sekolah SDIT Al Manar Purwakarta, Haris Arif Rahman, S.Pd mengikuti kegiatan outing class yang diadakan di Desa Wisata Kampung Parakanceuri, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta pada Kamis, 12 Desember 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar di luar ruang kelas, dengan memanfaatkan alam terbuka sebagai tempat belajar yang menyenangkan.
Baca Juga: Resmikan Terowongan Istiqlal-Katedral, Prabowo Ucapkan Terimakasih ke Jokowi
Kegiatan outing class ini diikuti oleh siswa kelas 3 dan 4 SDIT Al Manar Purwakarta.
Ketua kegiatan outing class, Yusup Peli Andriana, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan siswa pada kearifan lokal melalui berbagai aktivitas edukasi.
“Kita akan mengedukasi mereka mengenai kearifan lokal, khususnya yang berkaitan dengan budaya Sunda, seperti makanan tradisional dan tarian adat. Selain itu, kami juga mengajak siswa untuk mengenal lebih jauh tentang pertanian dan permainan tradisional yang menjadi bagian dari budaya Sunda,” jelas Yusup.
Baca Juga: Hasil Pertandingan PSBS Biak vs Persita Tangerang di BRI Liga 1 2024-2025: Pendekar Cisadane...
Kepala Sekolah SDIT Al Manar Purwakarta, Haris Arif Rahman, S.Pd menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan pembelajaran yang tidak terbatas pada ruang kelas.
“Belajar itu tidak hanya di dalam ruangan, tetapi juga bisa dilakukan di luar ruangan seperti ini, di alam terbuka. Anak-anak diajak untuk lebih peduli dan memahami proses-proses yang terjadi di sekitar mereka, seperti proses bercocok tanam, pembuatan makanan tradisional, dan sebagainya,” ujar Haris.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai edukasi yang berkaitan dengan pertanian dan UMKM.
Anak-anak melihat langsung bagaimana proses pembuatan makanan ringan seperti seroja dan semprong, yang merupakan bagian dari warisan budaya lokal. Dengan begitu, mereka tidak hanya menikmati hasilnya, tetapi juga memahami proses di baliknya.
Ditempat yang sama, Pengelola Desa Wisata Kampung Parakanceuri, Ali Hassanudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata edukasi di daerah tersebut.
Artikel Terkait
Jadwal Pertandingan BRI Liga 1 2024-2025 Besok 13 Desember 2024: Ada 2 Pertandingan Seru
Link Live Streaming Dewa United vs Barito Putera di BRI Liga 1 2024-2025, Lengkap dengan Head to Head Pertemuan
Pabrik Narkoba Captagon Ditemukan di Pangkalan Udara Militer Suriah, Video Pembakarannya Viral
Selena Gomez Dilamar Benny Blanco, Pamer Cincin Berlian yang Mewah
Murid SDN 005 Tanjungpinang Dikeluarkan Setelah Protes Pungli Hadiah, Orang Tua Minta Tindak Lanjut Dinas Pendidikan
Hasil Pertandingan PSBS Biak vs Persita Tangerang di BRI Liga 1 2024-2025: Pendekar Cisadane...
Arema FC vs Persis Solo: Siapa yang Menang? Ini Hasil BRI Liga 1 2024-2025 Sore Ini
Lagi Ramai! Mari Kenalan Lebih Jauh dengan Kacang Pistachio yang Menjadi Trend Makanan 2024!
Bentuk Karakter Generasi Muda Cerdas Bertanggung Jawab, DPPKB Purwakarta Gelar Grand Final Apresiasi Duta Jambore Ajang Kreativitas Genre 2024
Resmikan Terowongan Istiqlal-Katedral, Prabowo Ucapkan Terimakasih ke Jokowi