Kunjungi Destinasi Wisata, Ratusan Pelajar SDIT Al Manar Purwakarta Antusias Giat Outing Class Kunjungi Wisata Parakan Ceuri

Photo Author
Saepurohman., Insibernews
- Kamis, 12 Desember 2024 | 20:28 WIB
Kunjungi Destinasi Wisata, Ratusan Pelajar SDIT Al Manar Purwakarta Antusias Giat Outing Class Kunjungi Wisata Parakan Ceuri (Istimewa )
Kunjungi Destinasi Wisata, Ratusan Pelajar SDIT Al Manar Purwakarta Antusias Giat Outing Class Kunjungi Wisata Parakan Ceuri (Istimewa )

INSIBERNEWS, Purwakarta - Banyak cara untuk teknik belajar yang menyenangkan di alam terbuka seperti yang di jalankan pelajar yang satu ini.

Sebanyak 139 siswa dan 14 pembimbing, bersama Kepala Sekolah SDIT Al Manar Purwakarta, Haris Arif Rahman, S.Pd mengikuti kegiatan outing class yang diadakan di Desa Wisata Kampung Parakanceuri, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta pada Kamis, 12 Desember 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar di luar ruang kelas, dengan memanfaatkan alam terbuka sebagai tempat belajar yang menyenangkan.

Baca Juga: Resmikan Terowongan Istiqlal-Katedral, Prabowo Ucapkan Terimakasih ke Jokowi

Kegiatan outing class ini diikuti oleh siswa kelas 3 dan 4 SDIT Al Manar Purwakarta.

Ketua kegiatan outing class, Yusup Peli Andriana, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan siswa pada kearifan lokal melalui berbagai aktivitas edukasi.

“Kita akan mengedukasi mereka mengenai kearifan lokal, khususnya yang berkaitan dengan budaya Sunda, seperti makanan tradisional dan tarian adat. Selain itu, kami juga mengajak siswa untuk mengenal lebih jauh tentang pertanian dan permainan tradisional yang menjadi bagian dari budaya Sunda,” jelas Yusup.

Baca Juga: Hasil Pertandingan PSBS Biak vs Persita Tangerang di BRI Liga 1 2024-2025: Pendekar Cisadane...

Kepala Sekolah SDIT Al Manar Purwakarta, Haris Arif Rahman, S.Pd menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan pembelajaran yang tidak terbatas pada ruang kelas.

“Belajar itu tidak hanya di dalam ruangan, tetapi juga bisa dilakukan di luar ruangan seperti ini, di alam terbuka. Anak-anak diajak untuk lebih peduli dan memahami proses-proses yang terjadi di sekitar mereka, seperti proses bercocok tanam, pembuatan makanan tradisional, dan sebagainya,” ujar Haris.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai edukasi yang berkaitan dengan pertanian dan UMKM.

Baca Juga: Murid SDN 005 Tanjungpinang Dikeluarkan Setelah Protes Pungli Hadiah, Orang Tua Minta Tindak Lanjut Dinas Pendidikan

Anak-anak melihat langsung bagaimana proses pembuatan makanan ringan seperti seroja dan semprong, yang merupakan bagian dari warisan budaya lokal. Dengan begitu, mereka tidak hanya menikmati hasilnya, tetapi juga memahami proses di baliknya.

Ditempat yang sama, Pengelola Desa Wisata Kampung Parakanceuri, Ali Hassanudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata edukasi di daerah tersebut.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X