2. Skandal Korupsi hingga RUU Pemerintah Korsel
Terdapat skandal yang melibatkan Yoon sebelum peristiwa penerapan darurat militer di Korsel tersebut.
Yoon berada dalam posisi terpojok saat pihak oposisinya memenangkan parlemen pada April 2024 lalu.
Pemerintah di bawah kepemimpinan Yoon tidak dapat meloloskan rancangan undang-undang (RUU) yang diinginkan pihaknya.
Yoon malah dipaksa untuk memveto RUU yang disahkan oleh oposisi liberal.
Di sisi lain, Yoon juga mengalami penurunan peringkat persetujuan yang mencapai 17 persen suara.
Penurunan persetujuan itu juga tidak terlepas dari skandal korupsi di Korsel pada tahun 2024, salah satunya soal tudingan manipulasi saham dan skandal gratifikasi tas Dior yang diterima Ibu Negara.
Baca Juga: Masjid IKN Bakal Jadi Masjid Negara, Gantikan Istiqlal
3. Pejabat Korsel Undur Diri Secara Massal
Kasus darurat militer ini juga membuat para menteri hingga staf presiden mengundurkan diri.
Para pejabat Korsel yang mengundurkan diri di antaranya: Kepala Staf Kepresidenan Chung Jin Suk, Penasihat Keamanan Nasional Shin Won Sik, hingga Kepala Staf Kebijakan Sung Tae Yoon.
Menteri Pertahanan Korsel, Kim Yong Hyun juga mengajukan pengunduran diri serupa dan menyesali adanya darurat militer tersebut.
Baca Juga: Jangan Biarkan Susah Tidur Mengganggu Kesehatanmu! 7 Tips Agar Tidur Lebih Berkualitas
"Saya sangat menyesalkan dan bertanggung jawab penuh atas kebingungan dan kekhawatiran publik (Korsel)," ungkap Hyun dalam sebuah pernyataan pada Sabtu, 7 Desember 2024.***
Artikel Terkait
Resep Rengginang Tradisional Enak dan Gurih, Menggunakan Pewarna Alami
Joe Biden Sambut Lengsernya Bashar Assad, Namun Ingatkan Tentang Risiko Keamanan di Suriah
Kritik Tajam Untuk Pemerintahan Yoon Suk Yeol: Tuduhan Kudeta Kedua dan Ketidakpatuhan Konstitusi
Sayuran Hijau dan Asam Urat: Apakah Benar Harus Dihindari?
Renault Siap Hadirkan Desain Baru untuk Kendaraan Masa Depan, Tinggalkan SUV
Soal Kasus Vadel Badjideh dan Lolly, Nikita Mirzani Ungkap Capek, Prosesnya Panjang
Moment Kado Hari Anti Korupsi Sedunia, Kajari Purwakarta Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Puskesmas
Aliansi Santri Jalanan Aksi di Yogyakarta, Dukung Miftah Tetap Menjabat Utusan Khusus Presiden
Bupati Karawang Menyerahkan Simbolis Bantuan Alat Penunjang Produksi UMKM
Ngidam Anak Pertama, Petugas Polisi Purwakarta Penuhi Keinginan Unik Bumil Ngidam Naik Mobil Patroli Polisi