Rekaman CCTV Diamankan Polisi, Berikut 4 Fakta Terbaru Kasus Anak Bunuh Ayah dan Neneknya di Jaksel

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 4 Desember 2024 | 17:17 WIB
Direktur Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA) dan Pidana Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Desy Andriany.  (Dok. Humas Polda Metro Jaya)
Direktur Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA) dan Pidana Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Desy Andriany. (Dok. Humas Polda Metro Jaya)

INSIBERNEWS - Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan membeberkan update terkait kasus pembunuhan oleh anak di bawah umur yang terjadi di kawasan Jakarta Selatan.

AKP Nurma Dewi mengungkap anak berhadapan hukum (ABH) yang terduga kasus pembunuhan terhadap ayah dan neneknya mengaku menyesali tindakannya terkhusus saat melukai ibunya, pada Selasa, 3 Desember 2024.

Sang ibu diketahui mengalami luka parah akibat tertusuk sebuah pisau yang kini telah menjadi barang bukti pihak kepolisian.

Baca Juga: Muhammadiyah Dipuji Prabowo Berhasil Mendidik dan Membesarkan Kader

"Dia (tersangka) juga berdoa agar dia bisa bertemu dengan ibu dan ibunya segera sembuh, itu yang didoakan,"ujar Nurma kepada wartawan di Jakarta, pada Selasa, 3 Desember 2024.

Selain itu, Nurma menyebut tersangka terus menangis dan meminta pihaknya untuk menyampaikan permohonan maaf kepada sang ibunda.

"Kemudian dia minta (polisi) menyampaikan permohonan maaf ke ibunya," ungkapnya. 

Baca Juga: Bahaya! Ini 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua saat Merawat Bayi, Hindari Sekarang!

Menyoroti kasus itu, berikut sejumlah fakta terkait keterangan sang anak yang berhadapan dengan hukum hingga bukti rekaman CCTV yang diamankan oleh pihak kepolisian.

1. Kondisi Psikologis Tersangka Mulai Stabil

Dalam kesempatan yang sama, Nurma mengungkap tersangka terus menangis dan berulang kali mengungkap penyesalannya.

Bagi yang belum tahu, anak berhadapan hukum itu terlibat kasus pembunuhan terhadap ayah dan neneknya di kawasan Cilandak, Jaksel, pada Sabtu, 30 November 2024 lalu.

Baca Juga: Soal Kenaikan UMP 6,5 Persen, Menaker Ungkap Hasil Kajian hingga Proses Laporan ke Prabowo

Dua orang tewas, yakni APW (40) selaku ayah dan RM (69) sebagai nenek. Sementara sang ibu bernisial AP (40) dari remaja itu mengalami luka tusuk.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X