Konflik Dagang dan Ancaman Tarif Sebagai Taktik Negosiasi
Meski mengancam dengan kebijakan tarif, banyak analis yang menilai langkah Trump ini lebih sebagai taktik negosiasi ketimbang kebijakan perdagangan yang nyata.
David Kohl, kepala ekonom di Julius Baer, mengatakan bahwa ancaman tarif ini lebih untuk mendorong tujuan-tujuan yang tidak selalu terkait langsung dengan perdagangan, seperti pengendalian migrasi dan aliran narkoba dari Meksiko.
Trump, dalam beberapa kesempatan, memang menyatakan bahwa tarif akan tetap berlaku sampai masalah migrasi dan penyelundupan narkoba, khususnya fentanil, dapat dikendalikan.
Dalam percakapan telepon dengan Sheinbaum, keduanya dilaporkan telah membahas penguatan kerjasama keamanan untuk menanggulangi migrasi ilegal dan aliran narkoba ke AS.
Baca Juga: Dua Petugas KPPS Meninggal dan Tujuh Lainnya Sakit dalam Pelaksanaan Pilkada Jatim 2024
Ancaman Dampak Ekonomi di Meksiko dan AS
Namun, potensi dampak dari kebijakan tarif ini tidak hanya dirasakan oleh Meksiko, tetapi juga oleh AS.
Tarif yang diusulkan bisa memperburuk inflasi dan menurunkan daya beli konsumen AS. Hal ini akan merugikan banyak sektor, terutama industri otomotif yang bergantung pada impor suku cadang dan kendaraan dari Meksiko.
Selain itu, tarif ini bisa memperburuk pertumbuhan ekonomi di AS dan meningkatkan pengangguran, yang pada gilirannya akan mempengaruhi pasar domestik.
Seperti yang dikatakan oleh Katia Goya, direktur ekonomi internasional di Grupo Financiero Banorte, “Dampak dari situasi konflik dagang ini adalah pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah, pengangguran yang lebih tinggi, dan inflasi yang lebih tinggi."
Baca Juga: Krisdayanti Kembali Fokus Persiapkan Konser Tunggal Setelah Kalah dalam Pilkada Kota Batu
Bagaimana Masa Depan Perdagangan AS-Meksiko?
Sementara itu, perdagangan antara AS, Meksiko, dan Kanada masih dilindungi oleh perjanjian USMCA (United States-Mexico-Canada Agreement), yang kemungkinan besar akan dievaluasi ulang pada 2026.
Ebrard mengungkapkan bahwa hubungan perdagangan antara ketiga negara tersebut mencapai $1,78 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini, dan menekankan bahwa Meksiko tidak ingin konflik ini berlanjut. "Kami ingin membangun kawasan yang lebih kuat, bukan perpecahan," katanya.
Artikel Terkait
Pilkada Pandeglang 2024 Berjalan Lancar, Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Dijadwalkan 12 Desember
Biden dan Jill Biden Mengonfirmasi Kehadiran di Pelantikan Trump: Apakah Ini Bukti Komitmen Demokrasi di Tengah Transisi Berat?
ADOR Mendesak Belift Lab Minta Maaf Terbuka kepada Hanni NewJeans atas Insiden di Koridor
PKS Terima Kekalahan di Pilkada Depok, Sebut Kekuasaan Memang Tidak Abadi
Trump Sebut Filipina dan 9 Negara Muslim Lainnya Sebagai 'Negara Teroris' Ancaman Terbesar untuk AS! Temukan Alasan di Baliknya!
Pilkada Bekasi 2024: Dua Pasangan Calon Klaim Kemenangan dengan Selisih Tipis, Hanya 1 Persen
Krisdayanti Kembali Fokus Persiapkan Konser Tunggal Setelah Kalah dalam Pilkada Kota Batu
Ketegangan Memuncak! Hizbullah Tembakkan 250 Roket ke Israel, Simak Laporan Lengkapnya!
Dua Petugas KPPS Meninggal dan Tujuh Lainnya Sakit dalam Pelaksanaan Pilkada Jatim 2024
Mary Jane Veloso Dilarang Masuk Indonesia Seumur Hidup, Menko Yusril Tegaskan Proses Pemulangan Tak Menghapus Hukuman