Trump Jr Klaim Ayahnya Akan Batasi Media Arus Utama dan Buka Pintu untuk Jurnalis Independen di Gedung Putih

Photo Author
- Kamis, 28 November 2024 | 15:11 WIB
Trump Jr Sebut Media Arus Utama Akan Dibatasi di Era Trump  (Instagram @realdonaldtrump)
Trump Jr Sebut Media Arus Utama Akan Dibatasi di Era Trump (Instagram @realdonaldtrump)

INSIBERNEWS - Putra tertua Presiden terpilih Donald Trump, Donald Trump Jr., mengungkapkan bahwa ayahnya berencana untuk membuka lebih banyak ruang bagi jurnalis independen dan influencer media sosial di Gedung Putih, sambil membatasi jurnalis dari media arus utama.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam podcastnya, Triggered with Donald Trump Jr., saat berbicara dengan komentator politik Michael Knowles dari Daily Wire.

Rencana untuk "Mengambil Alih Kursi" Media Arus Utama
Dalam podcast tersebut, Knowles bertanya apakah saatnya sudah tiba untuk "mengambil alih kursi" yang biasanya diberikan kepada media tradisional di konferensi pers Gedung Putih.

Trump Jr. menjawab dengan mengungkapkan percakapan antara dirinya dan ayahnya yang terjadi saat mereka terbang bersama, di mana mereka membahas tentang dunia podcast dan teman-temannya, termasuk Joe Rogan.

Trump Jr. mengatakan bahwa mereka berbicara mengenai kemungkinan membuka ruang pers untuk lebih banyak jurnalis independen, mengurangi kursi untuk jurnalis media arus utama yang dianggap terlalu kritis terhadap mereka.

"Jika New York Times berbohong, mereka mendukung segalanya yang berhubungan dengan Partai Demokrat, mengapa tidak memberi ruang kepada orang-orang yang memiliki lebih banyak pemirsa, lebih banyak pengikut?"

tambah Trump Jr. dalam podcast tersebut, menunjukkan ketidakpuasannya terhadap liputan media mainstream yang menurutnya berpihak pada pihak oposisi politik.

 Baca Juga: Gencatan Senjata Israel-Hizbullah Berlaku, Ribuan Warga Lebanon Kembali ke Rumah Meski Ketegangan Masih Tinggi

Trump Terus Kritik Media Arus Utama
Donald Trump, selama masa jabatannya sebagai Presiden, sering mengkritik media arus utama yang menurutnya tidak objektif dan sering kali memberikan liputan yang negatif terhadapnya.

Baru-baru ini, Trump mengajukan gugatan terhadap CBS News, menuntut ganti rugi sebesar $10 miliar atas wawancara "60 Minutes" dengan Wakil Presiden Kamala Harris yang dianggapnya bias.

Trump juga dikenal karena kebijakan ketatnya terhadap media, seperti ketika pada 2018 ia mencabut izin akses Gedung Putih dari koresponden CNN, Jim Acosta, setelah terjadi pertikaian yang melibatkan pertanyaan yang dianggap tidak pantas saat konferensi pers.

Baca Juga: Megawati Angkat Suara: 'Demokrasi Terancam Mati, Kumpulkan Bukti Intimidasi Aparat Negara!'

Mengapa Trump Fokus pada Jurnalis Independen?
Kebijakan yang diusulkan oleh Trump Jr. ini tampaknya merupakan respons terhadap pandangannya tentang media yang lebih besar dan pengaruh mereka dalam politik.

Menurut Trump Jr., jurnalis independen, yang dianggap lebih bebas dalam melaporkan tanpa tekanan dari pihak tertentu, lebih pantas mendapatkan tempat di Gedung Putih.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X