INSIBERNEWS, Jakarta - Kehadiran Super Apps BRImo dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., membuat nasabah BRI kini lebih mudah mengelola uang.
Nasabah dapat menikmati berbagai kemudahan melalui aplikasi ini, termasuk dengan fitur untuk mengatur limit transaksi yang akan sangat membantu dalam mengelola keuangan.
Fitur pengaturan limit kartu debit pada BRImo memberikan kemudahan nasabah BRI untuk melakukan pembatasan transaksi kartu debit seperti pembatasan transaksi tarik tunai, transfer dana, pembayaran dan pembelian.
Direktur Retail Funding and Distribution BRI Andrijanto mengungkapkan penerapan limit ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi, seperti mencegah penipuan digital dan menghindari kesalahan saat mentransfer jumlah besar.
“Dengan fitur ini, nasabah dapat mengatur sendiri limit transaksi sesuai kebutuhan, tentunya tetap mengikuti ketentuan yang berlaku di BRI,” ujar Andrijanto
Untuk mengaktifkan fitur limit transaksi kartu debit di BRImo, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Buka aplikasi BRImo.
2. Masukkan username dan password akun Anda.
3. Pada menu utama, pilih "Akun", lalu klik "Pengelolaan Kartu", dan pilih "Pilih Kartu".
4. Klik menu "Atur Limit Debit".
5. Pilih jenis transaksi yang ingin Anda atur limitnya.
6. Masukkan jumlah limit yang diinginkan, lalu klik "Ok Atur Limit".
Artikel Terkait
Eks Menko Polhukam Mahfud MD Soroti 3 Hal Berikut Soal Kepemimpinan Presiden Prabowo
Tahukah Kamu? Dahulu Es Batu Merupakan Barang Mewah di Indonesia Loh, Mari Intip Sejarahnya!
Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB CPNS 2024: Ini Kisi-kisi Formasi Analis Perkarantinaan Tumbuhan Ahli Pertama
SKB CPNS 2024 Semakin Dekat, Yuk Simak Kisi-kisi SKB CPNS 2024 untuk Formasi Analis Perkebunrayaan Ahli Pertama
Langsung dari Menpan RB, Yuk Simak Kisi-kisi SKB CPNS 2024 untuk Formasi Analis Standardisasi Ahli Pertama
Kenapa Tuhan Menciptakan Manusia? Inilah Tujuan Sebenarnya!
Kemendag Bongkar Penyelundupan 90 Ribu Rol Kain Tekstil Ilegal Asal China Senilai Rp90 Miliar
Krisis Politik di Jerman: Koalisi Olaf Scholz Runtuh, Pemilu Bisa Digelar Lebih Awal
Xi Jinping: China dan AS Harus Bangun Hubungan Stabil demi Kepentingan Bersama
APBN Tembus Rp2.556 Triliun Hingga Oktober 2024, Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Belanja Sangat Positif