Seminar BRI Journalism 360 Usung Tema Jurnalistik Berkualitas dan Berkelanjutan di Indonesia

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 28 Oktober 2024 | 21:18 WIB
Seminar BRI Journalism 360 'Jurnalistik Berkualitas dan Berkelanjutan'  (Istimewa)
Seminar BRI Journalism 360 'Jurnalistik Berkualitas dan Berkelanjutan' (Istimewa)

INSIBERNEWS – Bersama dengan Bank BRI, Promedia Teknologi Indonesia menggelar event seminar jurnalistik yang bertajuk “Mediapreneurtalks - BRI Journalism 360 Jurnalisme Berkualitas dan Berkelanjutan”.

Bertujuan untuk meningkatkan kualitas jurnalisme di Indonesia, acara ini membekali para jurnalis dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan tantangan jurnalisme di era digital.

Sehingga keberlangsungan hidup media digital dalam bentuk media daring dan media sosial hingga televisi serta radio dalam jaringan internet bisa berlangsung lama bahkan berkelanjutan.

Baca Juga: Fantastis! Menteri Dalam Kabinet Merah Putih akan Terima Gaji Sebesar Rp223 Juta, Ini Rinciannya

Seminar “BRI Journalism 360” ini membahas berbagai topik menarik, mulai dari etika jurnalistik, verifikasi fakta, pemanfaatan teknologi dalam proses jurnalistik, hingga penguatan revenue streaming.

Para insan media juga dibekali dalam memaksimalkan pendapatannya melalui iklan otomatis yang dikenal dengan programmatic ads. Para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk belajar dari para ahli dan praktisi media yang berpengalaman.

Seminar ini diisi oleh empat pembicara yang sudah lama bergelut di media daring dan teknologi iklan terbarukan. Adapun pembicaranya yakni CEO Promedia, Agus Sulistriyono, Koordinator Bidang Pelatihan dan Program Jurnalisme Berkualitas Publisher Rights Dewan Pers, Fransiskus Surdiasis, CEO Props, Ilona Juwita, dan General Manager Media Network Promedia, Agil Hari.

Baca Juga: Mau Teras Rumah Instagramable? Tiru 5 Desain Eksterior Estetik Minimalis Gaya Modern yang Mengagumkan!

Para pengisi acara seminar BRI Journalism 360 (Istimewa)

Dalam kesempatan ini, masing-masing pembicara memaparkan gagasan serta pengalaman dalam berjurnalistik di era digital.

“Saya punya keyakinan bahwa bisnis informasi tidak akan pernah mati. Tapi medium akan silih berganti. Bangun brand media kita dengan konten berkualitas agar bisnis bisa berkelanjutan. Apapun mediumnya”, ujar Agus saat menyampaikan materi.

“Iklan itu sekarang gak cuma visual, tapi isinya pesan. Kadang orang buka artikel bola, iklannya soal badminton. Gak masuk ke pembaca meskipun kelihatan. Jadi sekarang kita optimalkan iklan sesuai dengan karakter konten”, ujar Ilona Juwita selaku CEO ProPS saat memaparkan persentasinya terkait iklan digital di media online.

Baca Juga: 7 Tips Ampuh Agar Bayi Anda Lebih Cepat Belajar Bicara, Orang Tua Harus Tahu!

Di lain sisi, Fransiskus menilai bahwa indikator jurnalistik berkualitas adalah bagaimana dan dari mana sebuah berita atau konten tersebut dibuat. Sumber yang kuat dan dapatdipertanggungjawabkan serta mengedepankan etika jurnalistik, membuat konten lebih mudah dicerna dan dipahami oleh pembaca.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X