"Pada Kamis, 10 Oktober 2024, pukul 05.05 waktu setempat di Tower Pengamat (OP14) Naqoura, terdengar ledakan-ledakan yang merupakan hasil baku tembak antara pasukan Israel dan Hizbullah," ungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Hariyanto dalam keterangannya kepada wartawan.
Baca Juga: Membantu Peduli Sesama, Kegiatan Rutin Polsek Bungursari Binrohtal dan Santunan Anak Yatim
Hariyanto menjelaskan bahwa tank Merkava milik IDF terlibat dalam tembak-menembak di sekitar Green Hill, yang merupakan wilayah sensitif.
"Rekoset dari tembakan tank Israel menghantam menara pengamatan yang diduduki oleh personel UNIFIL, mengakibatkan situasi semakin mencekam," tuturnya.
Situasi di wilayah perbatasan Lebanon Selatan semakin memanas dan memicu kekhawatiran akan berlanjutnya konflik bersenjata.
Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri, kembali menekankan pentingnya penghormatan terhadap batas-batas dan otoritas wilayah PBB, sambil mengharapkan adanya deeskalasi ketegangan di kawasan tersebut.
Artikel Terkait
Jadi Tempat ‘Uji Coba’ Makan Gratis, Berikut Fakta Menarik SMAN 70 Jakarta, Sekolahnya Artis!
Kelamaan Dijalan Bisa Buat Kartu E-Toll Kedaluwarsa? Begini Tanggapan Warganet
Sebabkan Anemia! Hindari Konsumsi Teh Bagi Balita, Begini Menurut Dokter Spesialis Anak
Tragis! Jatuh Pingsan di Garis Finish, Peserta Marathon Ini Kemudian Meninggal Dunia
Hadiri Rakornas PKB, Prabowo Ungkap Ingin Himpun Seluruh Kekuatan Bangsa untuk Kompak dan Bersatu
Para Partai Koalisi Diperingatkan Prabowo: Menteri Jangan Cari Uang dari APBN APBD
Guna Sukseskan Pilkada Karawang 2024, Polisi Bersama Forkopimcam Lemahabang Bersinergi
Berkat Kemitraan dengan AgenBRILink, Toko Mantan Karyawan Minimarket Ini Dapat Berkembang Pesat
Cara Merawat Motor di Musim Hujan Biar Tetap Awet dan Jauh Dari Karat
Sandra Dewi Bantah Deposito Sebesar Rp37,4 Miliar Adalah Aliran Dana Harvey Moeis, Tapi…