Menyoroti Serangan Rudal Iran ke Israel, Intip Kekuatan Militer Keduanya

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 5 Oktober 2024 | 08:00 WIB
Tangkapan Layar Video Amatir saat Serangan Rudal Iran ke Israel.  (X.com / @SumitHansd - @MarioNawfal)
Tangkapan Layar Video Amatir saat Serangan Rudal Iran ke Israel. (X.com / @SumitHansd - @MarioNawfal)

INSIBERNEWS - Wilayah Israel diserang oleh rudal-rudal balistik dari Garda Revolusi Iran (IRGC), pada Selasa, 1 Oktober 2024.

Serangan tersebut merupakan aksi pembalasan atas peristiwa pembunuhan Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, dan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim serangan itu berupa peluncuran rudal balistik sebanyak 200 buah.

Baca Juga: Heboh! Mahasiswa Unnes Tewas Gantung Diri di Semarang, Tinggalkan Pesan Terakhir Ini

Juru Bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari mengungkap peta serangan peluncuran ratusan rudal balistik itu tersebut, sejumlah rudal itu ada yang mengarah ke pangkalan udara Nevatim yang diduga merupakan markas besar badan mata-mata Mossad di dekat Tel Aviv.

Selain itu, ada juga yang mengarah ke wilayah Hatzerim dan Tel Nof dengan mengincar kekuatan tank-tank Israel di wilayah selatan Kota Ashkelon, Israel.

Mengutip dari Reuters, perintah penembakkan rudal-rudal ke Israel itu dikeluarkan oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Baca Juga: Dampak dari Penghapusan UN, Siswa Indonesia Sulit Kuliah di Luar Negeri

Hal ini dilakukan Khamenei usai pernyataan Israel yang mengatakan Nasrallah akhirnya terbunuh.

Namun, tampaknya serangan 'brutal' dari Iran belum cukup untuk meruntuhkan arogansi Netanyahu sebagai perdana menteri Israel.

Perang dapat dihindari sekiranya Netanyahu bersedia untuk menerima proposal
gencatan senjata yang diajukan Presiden AS Joe Biden.

Proposal itu salah satunya dengan mengakhiri perang dan pembebasan sisa sandera Yahudi di Gaza.

Baca Juga: Jadi Penyanyi OST Drama 'Love Next Door' Ha Sung Woon Respon Tuduhan Plagiarisme Baek Yerin

Setelah serangan itu, Netanyahu bersumpah akan melakukan pembalasan dengan mengatakan Iran telah membuat kesalahan besar dan akan membayar kesalahannya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Sumber: Pemberitaan media internasional

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X