Intip! Berikut 5 Rudal Paling Mematikan di Dunia yang Miliki Kecepatan Tinggi

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 2 Oktober 2024 | 07:55 WIB
Foto SLBM Trisula II di Amerika Serikat.  (Dok. US Navy)
Foto SLBM Trisula II di Amerika Serikat. (Dok. US Navy)

INSIBERNEWS - Menjadi salah satu senjata perang yang mematikan, rudal merupakan senjata yang bergerak sendiri dan dapat menargetkan sasaran.

Salah satunya adalah rudal balistik, yang dapat membawa bahan peledak konvensional serta amunisi kimia, biologi, dan nuklir.

Terdapat 5 jenis rudal tercepat dan paling mematikan di dunia, berikut ini di ulasan selengkapnya:

Baca Juga: AS Dan Indonesia Bakal Uji Coba Solusi Kota Cerdas IKN

1. DF-41

ICBM dengan jenis DF-41 di China, menjadi rudal tercanggih dan tercepat di dunia. Rudal ini mampu mencapai kecepatan Mach 25 atau sekitar 30.625 kilometer per jam.

Sebagai catatan, Mach merupakan satuan kecepatan umum untuk mengekspresikan kecepatan suatu pesawat terbang relatif terhadap kecepatan suara. 

Selain itu DF-41 mampu menempuh jarak 15.000 kilometer. DF-41 dilengkapi sistem pengaturan masuk dan kembali yang dapat ditargetkan secara mandiri (MIRV).

Rudal ini dapat menyerang target di seluruh benua secara tepat.

Baca Juga: Dewan Pers Luncurkan Buku Baru, Berharap Dapat Jadi Bahan Belajar Bagi Para Jurnalis

2. UGM-133 Trisula II

Trisula II adalah rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) yang digunakan militer Amerika Serikat, dengan kecepatan Mach 24 atau sekitar 29.400 kilometer per jam.

Jangkauan Trisula II mencapai 12.000 kilometer, yang diterapkan pada kapal selam kelas Ohio milik AS dan kelas Vanguard milik Inggris.

Rudal ini merupakan komponen penting dari penangkal nuklir AS dan Inggris. Trisula II memiliki sistem operasi masuk dan kembali secara mandiri dan terkenal karena akurasinya yang tinggi.

Baca Juga: Olla Ramlan Geram Anaknya Disinggung Oleh Vadel Badjideh: Jangan Macam-macam Vadel!

3. LGM-30 Minuteman III

Minuteman III, merupakan rudal balistik antarbenua ICBM dari Amerika Serikat.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Sumber: Arms Control Org, Zee news India

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X