INSIBERNEWS - Setelah lengsernya Presiden Jokowi nanti, Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih akan segera dilantik.
Sebelum pelantikan tersebut dilaksanakan, Prabowo sudah memiliki gambaran tentang kabinet nantinya.
Prabowo Subianto memiliki impian untuk memiliki kabinet zaken di masa kepemimpinannya nanti.
Baca Juga: Jenazah Remaja Korban Kecelakaan Purworejo Dimakamkan Setelah Tiga Hari Tak Dikenal
Menurut Novendri M. Nggilu, kabinet zaken merupakan kabinet yang diisi oleh orang-orang profesional dan ahli pada urusan yang dibidangi.
Dalam kabinet ini, para anggota tidak hanya berasal dari latar belakang politik, tetapi juga terdiri dari para ahli di berbagai bidang seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan teknologi.
Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil berdasarkan data dan analisis yang mendalam.
Baca Juga: Tinggal Satu Hari Lagi, Ini Cara Melihat Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2024 Kemenkumham
Salah satu keuntungan utama dari kabinet zaken adalah kemampuannya untuk menangani isu-isu kompleks secara efisien.
Ketika krisis, seperti resesi ekonomi atau pandemi, melanda, kehadiran profesional berpengalaman di posisi kunci dapat mempercepat pengambilan keputusan dan implementasi kebijakan.
Misalnya, selama krisis kesehatan global, para ahli medis dan epidemiologi memainkan peran penting dalam merumuskan strategi penanganan yang efektif.
Namun, kabinet zaken juga memiliki kelemahan, salah satunya adalah kurangnya legitimasi politik, karena anggota kabinet tidak selalu terpilih melalui proses pemilu.
Artikel Terkait
Fufufafa Semakin Trending, Dokter Tifa Desak Prabowo Untuk Tidak Membiarkan Fufufafa Begitu Saja
Dirgayuza Setiawan Putra Dari Dokter Boyke Setiawan, Ungkap Arsip Proposal Prabowo untuk Dirikan SMA Taruna Nusantara Tahun 1988
Apa Itu Susu Ikan? Alternatif Susu Sapi di Program Prabowo-Gibran, Intip Kandungan Nutrisinya!
Apa Itu Susu Ikan yang akan Gantikan Susu Sapi di Makan Gratis Prabowo-Gibran?
HOAX! Beredar Akun Youtube Sebut Prabowo Mengajukan Pemberhentian Terhadap Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka